Home » Bawean » Kapal Bawean – Gresik Berlayar Setelah Tertunda
Master tukang, tutorial pertukangan

Kapal Bawean – Gresik Berlayar Setelah Tertunda

Kapal Bawean – Gresik  Berlayar Setelah Tertunda. Arus balik jalur transportasi Bawean-Gresik mencapai puncaknya, Kamis (30/8) kemarin. Sedikitnya 600 penumpang yang diangkut kapal KM Satya Kencana III merapat di Pelabuhan Gresik. Arus balik warga Bawean sempat tertunda akibat cuaca buruk di perairan Gresik. SECARA tradisi warga Bawean biasanya kembali merantau setelah berlebaran di kampung halaman usai Hari Raya Ketupat.

kapal baweanNamun, arus balik yang sedianya berlangsung awal pekan ini tertunda beberapa hari karena kapal KM Ekspres Bahari tidak berani berlayar karena terkendala ombak tinggi. Mereka baru bisa kembali ke Gresik untuk selanjutnya bekerja di Gresik atau sebagai TKI dan TKW di luar negeri, setelah PT Dharma Lautan Utama mengirim KM Satya Kencana III.

Kapal Bawean tersebut berangkat dari Bawean, Kamis dini hari dan baru tiba di Pelabuhan Gresik pukul 07.30 pagi. Setelah menurunkan penumpang kapal ini kemudian melanjutkan perjalanan kembali ke Tanjung Perak Surabaya. Kapal Setya Kencana III tersebut terpaksa melakukan deviasi atau pengalihan trayek untuk membantu kelancaran penyebrangan Bawean Gresik.

Baca:  DPRD Gresik Desak Bentuk BUMD Kepelabuhan

Kapal Bawean tersebut semula dijadwalkan melayani rute Surabaya-Kalimantan namun diminta singgah di pelabuhan Bawean. Salah satu penumpang Salamah warga Bawean mengatakan sangat berterima kasih kepada kapal yang memuat dirinya. “Kami sungguh beruntung ada kapal Roro yang mengangkut kami ke kota Gresik,” katanya pada wartawan.

Salamah menuturkan, dirinya bersama warga Bawean yang lain sebenarnya ingin kembali ke Gresik Senin lalu namun terhadang ombak dan kapal. “Setya Kencana Tiga yang akhirnya membawa kami kembali kesini. Kalau kapal cepat lain tidak berani mengangkut karena kondisi cuaca dan gelombang,” ujarnya.

Salamah pantas bersyukur karena sejak lebaran Idul Fitri 1433 H kemarin hingga hari rtaya kupat atau seminggu setelah sholat Ied baru terangkut untuk balik ke Gresik. “Masih ada ratusan warga Bawean yang belum bisa kembali ke Gresik karena keterbatasan kapal yang ada,” ujarnya. Saryono dari perwakilan PT Dharma Lautan Utama membenarkan, ada pelayaran kapal Satya Kencana III singgah di dermaga Pulau Bawean, Rabu malam sekitar jam 23.00.

Kapal jurusan Kumai – Surabaya akan singgah di dermaga Pulau Bawean untuk mengangkut calon penumpang yang terkendala akibat putusnya jalur transportasi laut di Pulau Bawean. Sementara itu Imam, Camat Sangkapura mengatakan, berdasarkan koordinasi dengan Syahbandar Bawean memang ada pelayaran ke Gresik menggunakan kapal Satya Kencana. Kapal tersebut didatangkan ke Bawean untuk mengangkut warga yang hendak
kembali bekerja di Gresik atau di luar negeri. (san/ris/radargresik/jpnn)

Baca:  Bandara Harun Tohir Bawean Dilengkapi Layar Wisata

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *