Home » Uncategorized » Bayi Berkepala Dua di Gresik Meninggal Dunia Akibat Jantung Bocor

Bayi Berkepala Dua di Gresik Meninggal Dunia Akibat Jantung Bocor

Bayi Berkepala Dua di Gresik Meninggal Dunia Akibat Jantung Bocor. Bayi perempuan yang terlahir dengan kondisi berkepala dua di Gresik akhirnya mengembuskan napas terakhirnya, Jumat (19/8/2016) sore.

Orangtua sang bayi, Dianto (32) dan Sri Wahyuni (33), tak menyangka karena bayi perempuan dengan dua kepala tersebut sudah 10 hari mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik, Jawa Timur.

“Iya Mas, ini saya barusan dipanggil oleh tim dokter dan mereka mengatakan jika putri saya sudah meninggal dunia sejak jam 15.00 WIB tadi,” tutur Dianto dengan mata berkaca-kaca, Jumat (19/8/2016). Menurut Dianto, kondisi bayinya terlihat normal pada pagi hari tadi.

Baca:  Bojonegoro Belom Menerima DBH Migas 2014

“Tadi pagi memang sempat diberikan transfusi darah karena kata dokter jantungnya sudah tidak kuat menahan beban dan bocor. Tetapi, sampai sebelum jumatan kondisinya masih normal karena ia (sang bayi) masih terlihat gerak-gerak,” ucapnya.

Namun, semenjak pukul 14.00 WIB, bayi perempuan yang terlahir dengan dua kepala tersebut disebutkan menunjukkan perubahan yang signifikan. Detak jantungnya sudah tidak lagi terdeteksi oleh alat echocardiogram (ECG).

“Saat saya lihat sebelum jumatan tadi, di alatnya itu masih terlihat detak jantungnya normal. Namun, saat dipanggil oleh tim dokter pukul 14.00 WIB tadi, garisnya sudah lurus dan tidak lagi naik turun seperti sebelumnya,” ungkap Dianto.

Bayi berkepala dua itu dilahirkan di RSUD Ibnu Sina melalui operasi caesar selama sekitar setengah jam dengan berat badan 4.200 gram dan panjang 43 sentimeter, Selasa (9/8/2016).

Baca:  Bayi Berkepala Dua Lahir di RSUD Ibnu Sina Gresik

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *