Home » Uncategorized » Belanja Iklan Politik di Jatim Mencapai 6 Triliun Tahun 2013
biaya iklan politik

Belanja Iklan Politik di Jatim Mencapai 6 Triliun Tahun 2013

Belanja Iklan Politik di Jatim Mencapai 6 Triliun Tahun 2013. politik masih menjadi magnet bagi sektor periklanan di Indonesia. Bahkan menjelang pilgub Jatim 2013 yang disusul dengan pemilu legislatif (pileg) dan pemilu presiden (pilpres) 2014, diprediksi akan terjadi peningkatan yang signifikan dalam belanja iklan politik. Angkanya bahkan jauh melebihi sektor periklanan niaga lainnya.

“Belanja iklan di Jatim tahun ini diperkirakan meningkat sampai 25 persen. Terbesar adalah belanja untuk iklan politik,” kata Ketua Umum Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Jatim, Harries Purwoko, kemarin.

Adanya pilkada langsung seperti pemilihan gubernur (pilgub) Jatim dan pemilihan bupati (pilbup) atau wali kota (pilwali), menurut Harries, ikut mendongkrak belanja iklan politik. Ia memprediksi, iklan politik tahun ini diperkirakan mencapai 25 persen dari total belanja iklan di Jatim tahun 2013, atau sekitar Rp 5-6 triliun.

Baca:  Pendukung Gus Ipul - Puti di Gresik Bagikan Takjil Serentak 18 Kecamatan

Dimana, total belanja iklan di Jatim tahun ini diperkirakan mencapai Rp 21-23 triliun. Sedangkan secara nasional, belanja iklan politik diperkirakan
sebesar Rp 12,5 triliun. Besarnya belanja iklan politik tahun ini, kata Harries, karena parpol dan para calon kepala daerah akan berebut pengaruh dan pencitraan di masyarakat.

Sehingga, mereka merasa perlu menggunakan kekuatan media untuk kepentingan tersebut dengan memasang iklan. Asal tahu saja, selain pilgub Jatim yang akan digelar pada 29 Agustus 2013 mendatang, tahun ini ada sekitar 13 pilkada di Jatim. Antara lain pilbup Pamekasan yang sudah digelar 9 Januari lalu. Lalu, pilbup Tulungagung (31/1), Pasuruan (3/3), dan Magetan pada 24 April nanti. Disusul berikutnya pilbup Bondowoso (6/5), Kota Malang (23/5), Kabupaten Madiun (25/5), Lumajang (29/5), dan Jombang (5/6).

Baca:  Protes Perluasan Pad B, Warga Ngampel Demo

Sementara empat kota lainnya yakni Probolinggo, Madiun, Mojokerto, dan Kediri akan menggelar pilkada bersamaan dengan pilgub Jatim 2013 pada tanggal 29 Agustus. Iklan politik lainnya yang ikut menyumbang kue iklan Jatim adalah iklan calon anggota legislatif (caleg) yang sudah mulai marak.

Beberapa parpol sudah mulai marak memasang iklan calegnya di media cetak dan elektronik. Juga, baliho dalam jumlah banyak di daerah-daerah. Salah satu yang sudah melakukan hal ini dengan masif adalah para caleg DPR dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). Menurut Harries Purwoko, media iklan di Jatim masih didominasi iklan di media cetak, baliho, atau media luar ruang.

Untuk iklan di media elektronik khususnya televisi, masih banyak yang berasal dari Jakarta meski tayang di televisi lokal Jatim. “Untuk menghadapi momen ini, P3I Jatim akan meningkatkan SDM insan periklanan Jatim agar lebih mumpuni. Sehingga, akan lebih banyak iklan yang
diproduksi di Jatim,” jelas ketua P3I Jatim yang dilantik 4 Desember 2012.

Baca:  Pelajar Bau Kencur Pesta Seks di Sawah

Dari sekitar 67 perusahaan periklanan anggota P3I Jatim, jelas Harries, diakui belum banyak yang bergerak di iklan digital. Padahal di tahun mendatang, iklan digital akan mendominasi. (za/jay/radarsby.com/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *