Uncategorized

Bentrok FPI Vs Warga Lamongan, Polda Jatim Siaga Penuh

bentrok fpi vs warga lamonganBentrok FPI Vs Warga Lamongan, Polda Jatim Siaga Penuh. Puluhan massa Front Pembela Islam (FPI) di Lamongan, Jatim terlibat bentrok dengan warga. Akibat bentrokan ini, 2 sepeda motor milik warga dibakar massa FPI, satu rumah dirusak dan seorang pemuda dikabarkan terluka akibat sabetan pedang di telinga dan punggung. Hingga kini belum diketahui pasti penyebab bentrokan.

Dua sepeda motor milik warga ini ditemukan petugas kepolisian hangus terbakar di sebuah semak-semak sekitar 500 meter dari bibir pantai di Dusun Dengok, Kelurahan Blimbing, Paciran.

Pembakaran sepeda ini dilakukan puluhan anggota FPI pada Senin (12/8/2013) dini hari tadi. Selain telah mengamankan 2 sepeda motor yang telah hangus terbakar, petugas kepolisian juga mengamankan sebuah drum berisi solar yang digunakan untuk membakar sepeda motor.

Informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan, pembakaran sepeda motor milik warga ini diduga akibat salah seorang warga membacok istri anggota FPI sehingga puluhan anggota FPI melakukan sweeping mencari keberadaan pelaku pembacokan.  Tidak membuahkan hasil dalam sweepingnya, massa FPI kemudian melampiaskannya dengan membakar 2 sepeda motor milik warga.

Tak berselang lama, warga yang di sweeping pun melakukan perlawanan dengan mendatangi Dusun Gowah, Kelurahan Blimbing, Paciran yang merupakan markas FPI. Aksi warga ini selain dipicu karena pembakaran sepeda motor, juga karena isu seorang warga yang disandera oleh FPI.

Baca:  Pekan Sarapan Nasional di Surabaya Nestle Bagikan 2 Juta Mangkok

Puluhan warga ini kemudian melakukan pembalasan dengan merusak 2 rumah. Tapi, karena kalah dalam jumlah, warga yang menyerbu markas FPI kemudian melarikan diri. Massa FPI melakukan perlawanan dengan senata tajam.

Petugas kepolisian yang datang di lokasi kejadian kemudian melakukan pencarian baik warga yang terlibat maupun massa FPI yang terlibat bentrok ke sejumlah perkampungan. Petugas mulanya mengamankan seorang anggota FPI yang istrinya menjadi korban pembacokan. Setelah melakukan penyisiran, petugas ikut mengamankan 42 anggota FPI yang berada di sebuah rumah dan sebuah mushola.

Kapolres Lamongan, AKBP Solehan kepada wartawan membenarkan sudah mengamankan anggota FPI sebanyak 42 orang. Solehan juga menambahkan, selain menangkap 42 anggota FPI, pihaknya juga mengamankan puluhan senjata tajam. “Kami mengamankan senjata tajam berupa pedang dan jenis senjata tajam lainnya,” ujarnya.

Solehan menambahkan, pihaknya hingga kini masih menyelidiki penyebab bentrok antara warga dengan massa FPI ini. “Kami Masih menyelidiki kasus ini,” seraya menambahkan kalau saat ini sekitar 42 anggota FPI diamankan di Mapolres Lamongan.

Bentrok FPI Vs Warga Lamongan Dipantau Polda Jatim

Bentrok yang melibatkan puluhan massa ormas dengan warga di Lamongan dipantau Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono. Tak tanggung-tanggung, Kapolda Jatim langsung berangkat menuju Lamongan pagi tadi bersama para pejabat Polda Jatim lainnya. Hal ini dijelaskan langsung oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono.

Baca:  Kecewa Istri Tidak Perawan, Petani Perkosa 2 Keponakan

“Pagi tadi, Pak Kapolda sudah berangkat menuju TKP di Dusun Dengok Desa Kandang Semangkon, Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan,” kata Kombes Pol Awi Setiyono kepada detikcom, Senin (12/8/2013).

Untuk sementara, petugas polisi dan 2 pleton Brimob Polda Jatim telah mengamankan barang bukti di lapangan. Antara lain adalah dua sepeda motor milik warga yang dirusak massa FPI, 36 ponsel milik massa FPI, 9 bilah samurai, 14 golok, 4 celurit, 4 sangkur, 7 pisau, 1 selang dan 5 batang kayu.

Sebelumnya pihak FPI Jatim memastikan bahwa FPI Lamongan sudah dibekukan sejak 3 tahun lalu karena ada ketidaksepahaman. FPI Jatim menyebut bentrokan yang terjadi antar perguruan silat.

Kronologi Bentrok FPI VS Warga Lamongan

Bentrokan warga Desa Dengok, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, dengan massa Front Pembela Islam (FPI) diduga sebagai antiklimaks kemarahan masyarakat setempat. Bentrokan itu imbas dari peristiwa tanggal 8 Agustus 2013.

Dari informasi yang didapat di lapangan, inilah kronologi bentrokan warga Dengok dengan FPI yang bermarkas di Desa Gowa, Kelurahan Blimbing, Paciran.

8 Agustus 2013: Sekitar pukul 00.30 WIB, tiga warga Desa Dengok, Paciran, Kabupaten Lamongan, yang sedang main play station dianiaya. Pelaku berjumlah 10 orang diduga warga sebagai anggota FPI.

Baca:  Honda Membuka 5000 Lowongan Kerja untuk Lulusan SMK

11 Agustus 2013: Sekitar pukul 23.00 WIB, terjadi aksi sweeping mencari anggota FPI di Desa Gowa yang menjadi markasnya. Aksi ini buntut kemarahan akibat penganiayaan kepada tiga warga pada tanggal 8 Agustus 2013. Warga mencari anggota FPI berinisial Y, namun tidak ketemu. Sebaliknya istri Y dianiaya warga.

12 Agustus 2013: Dinihari, FPI ganti mendatangi warga di Desa Dengok namun tak menemui orang yang dicari. Kemudian 2 sepeda motor diduga dibakar. Kemudian warga Dengok balik menyerbu markas FPI di Gowa dan terjadi bentrok.

12 Agustus 2013: Dinihari, Polsek Paciran meminta bantuan Polres Lamongan

12 Agustus 2013: Pukul 02.30 WIB sekitar 100 anggota Polres Lamongan dipimpin Wakapolres Kompol Yudhistira tiba di Polsek Paciran. Selanjutnya mendatangi Desa Dengok dan langsung mengamankan Mukhlis (45) dan istrinya.

12 Agustus 2013: Pukul 03.30 WIB polisi mendatangi Markas FPI di Masjid Darussalam, Kelurahan Blimbing, dan mengamankan puluhan anggota FPI pimpinan Zainal Anshori serta barang bukti puluhan senjata tajam berupa clurit, pedang, 2 sepeda motor warga yang dibakar dan juga 3 unit sepeda motor milik FPI.

12 Agustus 2013: Pukul 04.00 WIB, puluhan anggota FPI diamankan ke Mapolsek Paciran.

Sumber:detik.com

12 Agustus 2013: Pukul 04.30 Wib – puluhan anggota FPI dibawa ke Mapolres Lamongan

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman