Home » Uncategorized » Bojonegoro Optimis Mampu Genjot Produksi Minyak

Bojonegoro Optimis Mampu Genjot Produksi Minyak

suyoto bupati bojonegoroPemkab Bojonegoro Optimis Mampu Genjot Produksi Minyak hingga 200 Barel per hari. Agenda Konferensi Internasional APEC 2013, Bojonegoro terpilih sebagai kota yang mendapatkan penghargaan sustainable development initiative award dengan menyisihkan enam nominator lainnya.

Dihadapan sekitar 400an peserta, Bupati Bojonegoro Drs. H. Suyoto, MSi atau akrap dengan panggilan kang Yoto bertetkad mewujudkan perbaikan transportasi desa Bojonegoro yakni jadikan Bojonegoro lumbung energi dan lumbung pangan nasional serta menyiapkan 500 Ribu bibit guava untuk menjadi produsen Guava Internasional.

“Sebuah terobosan baru untuk pavingisasi ini tercetus sejak tahun 2009, saat jalan aspal yang baru dibangun di Bojonegoro tidak lebih satu tahun mulai rusak, bahkan ada yang hilang dihempas banjir. Saya gelisah, rakyat mulai tidak percaya, pemkab dituduh korup. Dalam kegelisahan itulah di Balen saya menemukan jalan kecil terpaving walau kena banjir tetap utuh,” ujarnya.

Baca:  Ribuan Hektare Sawah Bojonegoro Diserang Hama

Ia juga mengindahkan minta dinas PU mempelajari, mencoba 600 m, riset mitra ITS, dan akhirnya proses pavingisasi digunakan untuk semua jalan pedesaan. Selain pembangunan jalan dengan paving, awalnya menggunakan model kontrak, lalu paving sharing, berbagi mesin paving sederhana, dan banyak inisiatif, masyarakat membeli, memasang dan merawat jalan paving sendiri.

Menurutnya, kegiatan pavingisasi menggerakkan masyarakat bagian ikut membiayai, memproduksi, membangun dan merawat. Dikarenakan ramah lingkungan, membangkitkan indek kebahagiaan masyarakat, mempercepat target konektifitas antar 28 kecamatan dan 430 desa atau sekitar 80 persen terkoneksi lebih baik, menumbuhkan kepercayaan publik, dan lebih sulit dikorupsi.

Ditambahkan kang Yoto bahwa Bojonegoro, yang sebentar lagi 20 Oktober akan memperingati hari jadi ke ke-336. Pemkab Bojonegoro sedang berbenah dan berpacu merealisasikan mimpi menjadi lumbung energi dan lumbung pangan nasional.

“Impiannya adalah dimasa yang akan datang growth ekonomi Bojonegoro akan diarahkan pada pengembangan sektor migas dan pertanian, ini ditunjukkan produksi minyak di Bojonegoro mencapai 63 ribu barrel perhari, dan diharapkan pada akhir tahun depan mencapai 120-an ribu barel. Target pada 2015 diharapkan akan mencapai puncak produksi hingga 200 ribu barel perhari” tambahnya.

Baca:  Pengembang Properti Jatim Siap Bersaing di Pasar Bebas ASEAN

Jika itu terealisasi, tambah dia bukan tidak mungkin dengan produksi minyak Indonesia yang saat ini berada di kisaran 843 ribu barel, menuju untuk mencapai 1 juta barel akan mengandalkan produksi dari Bojonegoro, “Ini sama artinya, 20 persen kebutuhan minyak ada di Bojonegoro,” pungkasnya.(*)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *