Home » Gresik » Peristiwa » Bos Rental Mobil Kebomas Gresik Dibunuh Dirumahnya
pembunuhan kebomas
pembunuhan kebomas/gresiksatu.com

Bos Rental Mobil Kebomas Gresik Dibunuh Dirumahnya

pembunuhan kebomas
pembunuhan kebomas/gresiksatu.com

Bos Rental Mobil Kebomas Gresik Dibunuh Dirumahnya.Warga kebomas Gresik geger akibat pembunuhan sadis yang menimpa Bos rental mobil. Korban bernaman Sri Astutik (34) merupakan warga Perum Dinari I Blok A, Jl KH Syafi’I Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas.

Akibat ulah sadis pelaku, nyawa Sri Asturik tak tertolong karena mengalami pendarahan hebat akibat luka parah di bagian kepala, punggung, dada, setelah ditebas oleh penjahat dengan parang.

Informasinya, kejadian berawal setelah sholat Jum’at ada orang yang diduga mengendarai mobil Toyota Avanza warna silver turun dari mobil dan masuk lewat pintu depan. Pelaku yang membawa parang, langsung masuk rumah dan membacok tubuh Sri Astutik.

Setelah dibacok, Sri Astutik berteriak kesakitan dengan darah yang tercecer di lantai. Warga mengetahui mendengar suara minta tolong yang dikiranya anak-anak kecil bermain sandiwara.  “Setelah saya keluar rumah, ternyata Ibu Tutik (panggilan Sri Astutik-red) sudah terkapar di bawah pintu depan dengan darah berceceran di lantai,” kata Filza Mitha Ayu (26) salah satu tetangganya.

Baca:  Berkas Kasus Kekerasan Wartawan Gresik Dilimpahkan ke Kejari

Dari keterangan suami korban, pelaku memang akrab dengan istrinya. Beberapakali AS pinjam uang untuk keperluan pribadi. Saat kejadian, pelaku datang ke rumah dikira mengembalikan mobil. Namun pelaku tiba-tiba langsung membacok korban tanpa sempat berbicara.

Usai kejadian, pelaku langsung kabur dengan Avanza ke arah Surabaya. Polisi yang mendapat kabar berusaha mengejar pelaku dari pelacakan GPS yang terpasang di mobil Avanza. Selain mengejar pelaku, polisi juga menyelidiki identitasnya.

Hasilnya diketahui jika pelaku merupakan warga Indro. Dia merupakan residivis pencurian kendaraan bermotor. AS pernah ditangkap reskrim Polsek Bungah atas kasus pencurian sepeda motor pada 2006.

Dengan data tersebut, Polres Gresik meminta Polrestabes Surabaya dan Polres Tanjung Perak. Itu dilakukan karena mobil diketahui melaju ke arah tol Perak. Diduga pelaku hendak menyeberang ke Madura dan bersembunyi di kampung halamannya, Kecamatan Modung, Bangkalan.

Baca:  6 Kecamatan Dilanda Banjir, BPBD Gresik Tetapkan Siaga Satu

“Namun upaya kita mengejar diketahui oleh pelaku. Anggota Polrestabes dan Polres Tanjung Perak sempat menghadang di pintu tol Suramadu dan pelabuhan penyeberangan Tanjung Perak,” kata sumber di kepolisian.

Pelaku berusaha menghindari kejaran petugas dengan masuk ke Jl Kalimas. Disini pelaku meninggalkan mobil dan menyebarang ke Madura menggunakan kapal feri dan menumpang angkutan umum. “Mobil Avanza kami temukan sore sekitar pukul 15.30. Pelaku sudah tidak ada, termasuk barang bukti parang yang digunakan untuk membacok korban,” kata dia.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Ayub Diponegoro menegaskan, anggotanya masih melakukan perburuan pelaku ke sejumlah tempat, termasuk Madura. “Saat ini belum tertangkap. Namun kami sudah berkoordinasi dengan polres jajaran untuk mengejar pelaku. Mudah-mudahan dalam waktu bisa tertangkap,” kata kasat reskrim. (gresiksatu/Koran Radar Gresik)

Baca:  Kasus Mutilasi di Gresik, Polda Jatim Ikut Back Up

Kata Pencarian:

Beeita pencurian gresik perum dinari 2 (2)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *