Perikanan

Budidaya Lele Dalam Ember Begini Caranya Agar Tidak Gagal

Tips Terbaru Budidaya lele dan Kangkung Dalam Ember

Budidaya Lele Dalam Ember Begini Caranya Agar Tidak Gagal. Budidaya lele dalam ember sedang trending tapi banyak yang mengalami kegagalan total hingga berujung kerugian. Padahal dalam ekosoistem sempit lele harus diberi perlakuan dengan probiotik dan di pantau kadar keasaman airnya tidak hanya sekedar diisi ikan.

Budidaya ikan lele menggunakan media ember yaitu untuk keperluan konsumsi terkecil di dunia. Cocok untuk masyarakat perkotaan yang padat penduduk. Untuk memulainya, pastikan Anda mempersiapkan peralatan dan kebutuhan lainnya berikut ini:

  1. Siapkan ember 80 liter atau berdiameter 50 cm.
  2. Bibit ikan lele
  3. Strimin

Teknis Budidaya Lele Dalam Ember

  1. Lubangi ember di bagian bawah samping untuk saluran pembuangan. Saluran tersebut bisa juga Anda aplikasikan kran air untuk mempermudah pembuangan.
  2. Isilah ember dengan air. Namun, air yang diisikan jangan terlalu penuh. Tujuannya agar ikan lele bisa mengambil udara dengan baik.
  3. Berikan Probiotil EM 4 dan Nitro Bacter sebanyak 10ml.
  4. Biarkanlah air selama 3 hari agar tidak terlalu asam. Jika air terlalu asam, tambahkanlah garam dapur setengah sendok makan. Dengan begitu, air akan memiliki pH yang netral.
  5. Masukkan benih ikan lele sebanyak 60 ekor untuk jumlah maksimum ukuran ember.
  6. Untuk sirkulasi air, berilah filter akuarium. Selain itu, filter juga akan menjamin ketersediaan oksigen yang cukup untuk lele tersebut.
  7. Gunakanlah strimin untuk menutup ember agar ikan lele tidak loncat.
  8. Pastikan ember ditaruh di lahan kosong yang mendapatkan sinar matahari (tidak perlu luas).
Baca:  Budidaya Lele Mutiara 50 Hari Panen dan Tahan Penyakit

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah pakannya. Ember adalah media paling kecil untuk budidaya ikan lele. Jadi, pakan yang perlu disiapkan pun tidak perlu banyak-banyak. Terlebih benih yang ditebar pun hanya 60 ekor saja.

Siapkanlah pakan lele sebanyak 4 kg saja. Pakan ini terbilang irit untuk makanan mereka yang diberikan 3 kali sehari. Jumlah pakan tersebut untuk masa satu kali panen.

Perlu Anda ketahui, lele adalah jenis hewan nokturnal. Mereka akan banyak beraktivitas di malam hari. Jadi, beri juga mereka pakan di waktu malam. Karena, pada waktu malam mereka akan menjadi rakus.

Untuk pemberian pakan jangan sampai telat. Karena, jika lele kelaparan, mereka akan melakukan kanibalisme. Selain pemberian pakan secara rutin, pastikan juga jenis pakan yang dipilih berkualitas.

Baca:  Budidaya Ikan King Kobia, Diminati Pasar Eksport Mancanegara

Idealnya, lele sudah bisa dipanen sekitar 2,5 – 3,5 bulan setelah masa penaburan. Namun, masa panen bisa berbeda tergantung ukuran benih yang Anda pilih. Ukuran di atas untuk jenis benih ikan lele berukuran 5 – 7 cm. Sedangkan untuk di atasnya, masa panen bisa kurang. Misalnya, untuk ukuran benih 8 – 10 cm, Anda bisa memanennya dalam waktu 2 – 2,5 bulan saja.

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman