Peristiwa

Bupati Gresik Akan Menutup Semua Tempat Karaoke di Gresik

Bupati Gresik Akan Menutup Semua Tempat Karaoke di Gresik. Maraknya tempat karaoke di Gresik memunculkan dugaan adanya praktek prostitusi terselubung. Bilik-bilik karaoke yang ada di Gresik terindikasi di gunakan sebagai ajang berpacaran oleh kalangan muda-mudi. untuk itu Bupati Gresik Sambari Halim menyatakan akan menutup semua tempat karaoke di Gresik.

Pernyataan Sambari tersebut disampaikan saat memberikan sambutan di Ngopi Kamtibmas Bersama Kapolres Epidode Valentine di Wahana Ekspresi dan Kreasi LRT Pusponegoro (WEP),Rabu (13/2). Sambari mencontohkan tempat karaoke keluarga Nav Express yang berlokasi di Jalan Kapten Dulasim Kelurahan Sidomoro Kecamatan Kebomas ditutup. Selain perpanjangan izinnya habis Pebruari 2013 ini, termasuk lokasinya menyalahi tata ruang tata wilayah (RTRW) Kabupaten Gresik.

Baca:  Gafatar Gresik Pernah Adakan Kegiatan dengan Sambari Bupati Gresik

Menurut Sambari, pengajuan perpanjangan izin Nav Express pada 9 Pebruari telah ditolaknya. Selain itu, Bupati Sambari Mengaku semasa pemerintahannya tidak pernah mengeluarkan ijin karaoke. “Kami sudah memastikan menutup karaoke keluarga Nav Express. Jadi yang biasa karaoke di Nav harus rela tidak karaoke lagi. Cukup karaoke di rumah saja,” tegas Sambari.

Di Gresik saat ini ada sekitar 10 tempat karaoke yang tanpa ijin di Kabupaten Gresik. Kesemuanya akan ditutup pada 14 Pebruari 2013. Sehingga di Gresik tidak ada tempa karaoke lagi. Karena tempat-tempat karaoke tersebut disinyalir menjadi lokasi prostitusi terselubung. “Boleh ada keraoke, tetapi harus transparan. Ruangannya harus ada kaca yang dapat dilihat dari luar,”paparnya.

Baca:  Kasus Kekerasan Wartawan Gresik Tidak Akan Dipetieskan

Mengenai izin tempat karaoke Mama Mia di Jalan Mayjen Sungkono, Sambari menyatakan pengajuan tersebut tidak dikabulkan. Meski tempat karaoke tersebut sudah melakukan shoft launching beberapa bulan lalu. “Ada satu lagi tempat karaoke di Jalan Mayjen Sungkono yang kami tolak pengajuan izinnya,”tegas Bupati Sambari.

Sementara itu, Drs Chumaidi Ma’un mengomentari rencana Pemkab Gresik menutup semua warung remang-remang. Ketua Komisi D DPRD Gresik ini tidak sepenuhnya mendukung kalau warung remang-remang ikut ditutup semuanya. Alasannya, tidak semua warung remang-remang yang menyediakan fasilitas karake dijadikan ajang prostitusi. Chumaidi Ma’un menambahkan bahwa Warung remang-remang harus dipikirkan dampak ekonominya. Karena warung remang itu juga membantu meningkatkan taraf ekonomi para pemiliknya.(Source:gresiksatu, edtr:adt)

Baca:  Instruksi Sambari Tidak Digubris, Wibawa Bupati Gresik Diuji

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman