Politik Gresik

Bupati Gresik Tak Patuh Hukum, Kepala Desa Sumurber Beri Somasi

kepala desa sumur ber
foto:LI.com

Bupati Gresik Tak Patuh Hukum, Kepala Desa Sumurber Beri Somasi. Bupati Gresik Sambari Halim ternyata tak patuh hukum lantaran tidak melaksanakan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya dalam hal gugatan yang menganulir Surat Keputusan (SK) Bupati Gresik Sambari Halim Radianto Nomor 141/678/HK/437.12/2013 terkait pemecatan Kepala Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik H Ach Syafie’las S.Pd.I, Rabu (23/10/2013) lalu.

Tak pelak, atas ketidakpatuhan itu, Bupati Gresik kini disomasi dan akan digugat sebesar Rp 1 triliun. Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto dinilai tidak fair karena tak juga mengangkat kembali Ach Syafie’las sebagai Kepala Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik yang sebelumnya diberhentikan melalui SK Bupati nomor 141/678/HK/437.12/2013.

Baca:  Rumah Sakit Wali Songo Gresik Tak Berijin Pemkab Cuek

Mochammad Nashihan SH, kuasa hukum Ach Syafie’las menyatakan, harusnya Bupati Gresik segera melaksanakan putusan PTUN tersebut kendati kasus ini masih dalam upaya banding di Pengadilan Tinggi tata Usaha Negara (PTTUN). “Sesuai pasal 45 A ayat 2 UU no 5 tahun 2005 tentang Mahkamah Agung (MA) isinya putusan PTUN tidak perlu menunggu kasasi, harus segera dilaksanakan,” ujar Nasihan, Rabu (19/2/2014).

Nasihan menambahkan, somasi yang dilayangkan merupakan somasi pertama dan terakhir. Apabila dalam waktu dua minggu somasi tersebut tidak juga dilaksanakan oleh Bupati Gresik maka pihaknya akan menggugat sebesar Rp 1 triliun. ”Dan perlu dicatat, apabila kami memenangkan gugatan ini maka uang tersebut tidak akan digunakan oleh penggugat namun akan dibagikan ke tiga komponen yakni untuk BLT warga Gresik, takmir masjid seluruh Gresik dan untuk seluruh Kepala Desa di Gresik,” ujar Nasihan.

Baca:  DPC PPP Gresik Beraharap Limpahan Suara dari PKNU

Untuk diketahui, sebelumnya majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang diketuai I Gede Eka Putra Suartana menganulir Surat Keputusan (SK) Bupati Gresik Sambari Halim Radianto Nomor 141/678/HK/437.12/2013 terkait pemecatan Kepala Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik H Ach Syafie’Las S.Pd.I, Rabu (23/10/2013) lalu.

Dalam pertimbangan putusan majelis hakim disebutkan, apa yang dilakukan Bupati Gresik tidak berdasarkan pada fakta yang ada. Dimana alasan pemberhentian Kepala Desa didasarkan pada dugaan perselingkuhan yang dilakukan Kepala Desa dengan seorang wanita di Desa Bayu Tengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Selain itu fakta bahwa pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan atas dugaan perselingkuhan tersebut. Hasilnya, pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan cukup bukti bahwa telah terjadi perselingkuhan.  (LI.com)

Baca:  Warga Gresik Keberatan dengan Ganti Rugi Tol Sumo

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman