Uncategorized

Cara Aman Bercinta Saat Hamil Dari Segi Medis

sex saat hamil
foto:women.arabia.com

Cara Aman Bercinta Saat Hamil Dari Segi Medis. Saat ini banyak mitos yang berkembang bahwa bercinta saat hamil bisa berbahaya. Padahal secara medis jika dilakukan dengan aman justru bisa membantu proses pembukaan jalan lahir.

Bercinta saat hamil aman-aman saja dilakukan asal tahu apa yang harus diperhatikan.  Menurut pakar seks Dokter Vanda Mustika, saat seorang wanita hamil, maka kondisi hormonalnya akan sangat berubah. Hal itu karena adanya hormon-hormon yang bertambah selama hamil.

Perubahan hormon ini menyebabkan wanita hamil mengalami peningkatan libido. Biasanya libido mulai naik pada trimester kedua, yaitu memasuki bulan keempat atau kelima. “Hubungan seksual aman dilakukan selama hamil sepanjang tidak ada masalah dalam kehamilan itu,” ujar dr. Vanda.

Baca:  Ciri-ciri Pasangan Nakal Hanya Menginginkan Seks pada Wanita

Masalah kehamilan yang dimaksud oleh dr. Vanda misalnya kehamilan yang disertai dengan pendarahan, kehamilan yang disertai dengan infeksi jalan lahir seperti keputihan infeksi, atau kehamilan dengan kondisi kesehatan ibu yang kurang baik seperti penyakit jantung atau tekanan darah tinggi.

Meski begitu, wanita hamil yang tidak memiliki masalah kehamilan, juga perlu memperhatikan beberapa hal sebelum bercinta dengan pasangannya. Pertama adalah hubungan seksual yang dilakukan pada bulan-bulan pertama kehamilan. Pada bulan-bulan pertama kehamilan masih sangat rentan, oleh karena itu sebaiknya hubungan seksual yang dilakukan tidak terlalu agresif.

“Penetrasi penis sebaiknya tidak terlalu dalam, apalagi jika ibu pernah mengeluarkan flek-flek perdarahan setelah terjadi hubungan seksual,” jelas dr. Vanda. Setelah trimester pertama lewat, wanita hamil bisa merasa lebih nyaman untuk berhubungan intim. Kenapa? Karena menurut dr. Vanda, hubungan seksual yang dilakukan pada trimester kedua, yaitu antara bulan keempat sampai keenam dianggap aman dilakukan. Pada trimester ini, kehamilan juga sudah lebih stabil.

Baca:  Menggauli Anak Dibawah Umur, Pemuda Jatirogo Tuban Dibekuk

Bagaimana saat sudah trimester ketiga atau setelah bulan ketujuh? Sebelum menjawabnya, pertama, Anda harus paham cairan sperma mengandung suatu zat yang bernama prostaglandin, zat ini adalah salah satu mediator radang. Prostaglandin bisa menimbulkan reaksi pada rahim berupa suatu kontraksi.

Oleh karena itu menjelang akhir-akhir kehamilan, jika ingin berhubungan seksual lebih baik mengunakan kondom untuk mencegah kontak langsung cairan sperma dengan mulut rahim. Menjelang hari taksiran melahirkan, baru hubungan seksual dapat dilakukan tanpa pengaman. Hubungan seks ini pun bermanfaat untuk mempermudah terjadinya proses persalinan dengan adanya kontraksi rahim yang baik.

Untuk posisi bercinta saat hamil, posisi yang disarankan adalah yang tidak menekan kandungan/perut ibu. Wanita hamil dan pasangannya bisa berhubungan seks dengan posisi menyamping, dari arah belakang, atau wanita di atas.

Baca:  Bersiaplah! Game COC Akan Upgrade Besar-besaran

Namun yang harus diketahui, bercinta saat hamil harus berdasarkan rasa nyaman. Sebab, menurut sisi psikologi bercinta saat hamil juga membantu relaksasi otak dan otot yang baik untuk perkembangan janin. (wolipop/vemale, edtr:adit)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman