Home » Ilmu Bisnis » Cara Dahsyat Mengembangkan UKM Beromzet Besar

Cara Dahsyat Mengembangkan UKM Beromzet Besar

Cara Dahsyat Mengembangkan UKM Beromzet Besar. Banyak pelaku UKM yang menjalankan usaha karena berbagai macam alasan, bisa karena sudah bosan menjadi pegawai dengan jam kerja yang membosankan, ingin mengembangkan ide/kreativitas, karena memang tidak memiliki pekerjaan tetap atau bahkan karena memang ada passion ingin menjadi seorang entrepreneur.

Tidak bisa dipungkiri, bahwa yang menjadi acuan dalam kesuksesan seorang entrepreneur atau UKM adalah omzet. Bisnis besar dengan omzet besar itu biasa, tapi jika skala bisnis kecil dengan omzet besar itu baru LUAR BIASA!

Untuk mendapatkan sistem bisnis yang terstruktur dan mapan tidaklah dibentuk dalam sekejap, tidak cukup hanya membalikan telapak tangan, akan tetapi membutuhkan pengorbanan, komitmen, kerja keras dan kerja cerdas serta pantang menyerah untuk mendapatkan pengalaman guna perbaikan dalam bisnis yang kita jalankan.

Lalu bagaimana cara menciptakan bisnis dengan omzet besar? Tidak perlu pusing, artikel kali ini akan membahas hal tersebut.

 

Mengembangkan UKM: Punya Marketing

Marketing sangat penting dalam setiap usaha. Ada yang mengatakan marketing adalah ujung tombak dari usaha. Ya, itu benar. Dengan memiliki marketing maka akan mudah dalam mendapatkan konsumen. Adapun tugas-tugas marketing dalam UKM adalah melakukan survey pasar, mencari pasar, menentukan target, membuat startegi pemasaran, merancang program promosi, mengelola iklan, mengelola branding, mendatangkan lead, dan Public Relation.

 

Baca:  4 Cara Ampuh Meningkatkan Traffic Website

Mengembangkan UKM: Punya Sales

Sekilas banyak yang menganggap Marketing dan Sales itu sama. Tapi sebenarnya keduanya ini kembar tapi beda.

Lalu apa bedanya Marketing dan Sales?

Dan ternyata beda, masing-masing punya job desk sendiri-sendiri. Jika di perusahaan besar biasanya marketing dan sales dipisah. Namun, jika di UMKM kebanyakan dijadikan, mungkin karena efisien SDM atau biaya pengeluaran.

Nah, secara umum, keberadaan Sales ini memiliki fungsi untuk mengkonversi calon konsumen, follow konsumen, Selling Up (meningkatkan item dan frekuensi penjualan), menjaga hubungan baik dengan konsumen, menyelesaikan komplain, menjual Produk, menyelesaikan masalah konsumen, menganalisa produk pareto atau produk tidak laku.

So, sekarang jelaskan perbedaan antara Marketing dengan Sales.

 

Mengembangkan UKM: Keuangan

Faktor lain yang membuat sebuah UKM bisa tumbuh dan berkembang menjadi besar adalah soal tata kelola keuangan (manajemen keuangan). Arus masuk dan keluar harus jelas dan tercatat dengan benar. Tidak hanya sekedar mencatat nilai uang tapi faktanya tidak ada uangnya.

Baca:  Cara dan Prosedur Ekspor Impor Terbaru 2013

Yang perlu dilakukan adalah mengelola semua uang keluar masuk, mencatat semua transaksi, menganalisa dan efisiensikan keuangan, mencatat semua aset, membuat laporan kesehatan keuangan.

Jika ini telah dilakukan dengan baik, maka akan mudah memprediksi keuangan di tahun-tahun depan, serta mampu menyusun rencana yang lebih baik karena telah melihat progress keuangan dari tahun lalu hingga saat ini.

 

Mengembangkan UKM: Memiliki Human Resources Development (HRD)

Jika UKM ingin maju, maka mulailah untuk membangun Sumber Daya Manusianya. SDM dari jabatan teratas hingga bawah harus memiliki tujuan, visi dan misi yang sama.

Selain itu juga memiliki kemampuan baik soft skill maupun hard skill yang bagus.Untuk itu keberadaan HRD dalam UKM mampu menyaring dan mengelola SDM sesuai dengan kebutuhan.

Adapun tugas HRD adalah merekrut super tim, merancang training tim, menegakkan peraturan, mensosialisasikan budaya perusahaan, dan penggajian.

Baca:  Peluang Cerah Bisnis Warung Makan dan Analisa Usahanya

 

Mengembangkan UKM: Operasional

Jika SDM sudah dimaintenance dengan baik, maka semua bentuk kegiatan yang ada di UKM juga harus diselaraskan dan dioptimalkan. Tim Operasional sangatlah penting untuk bisa menjalankan operasional perusahaan dengan teratur dan dinamis. Operasional bisa menjaga dan perbaikan fasilitas, menjaga keamanan. Serta mengelola operasional cabang jika memiliki.

 

Mengembangkan UKM: Research and Development (RnD)

Bagian RnD juga memiliki peran yang sangat vital untuk bisa mengembangkan UKM. RnD bisa menjauhkan UKM dari deadlock akan produk yang dikerjakannya. RnD akan melakukan riset produk, memperbaikan kinerja perusahaan, menyusun rencana serta mempelajari apa yang menjadi trend di pasar.

Nah, dengan 6 Pilar di atas yang dimanajemen dengan baik dan masing-masing memiliki disiplin yang baik tentu akan menimbulkan iklim dan ekosistem yang positif untuk perkembangan UKM.

Memiliki omzet Rp 5 Milyar per tahun bukan hanya mimpi lagi, jika sejak dini memiliki niat dan ambisi untuk merealisasikannya ke dalam kehidupan nyata. Semangat!

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *