property

Cara Menghitung Pajak Jual Beli Rumah dan Bangunan

Cara Menghitung Pajak Jual Beli Rumah dan Bangunan. Membeli rumah baru kenyataannya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selain harga dan bukti legalitas yang akurat, Anda juga dituntut untuk cermat dalam urusan perpajakan. Mengapa demikian?

Pajak dan besaran biayanya memang harus diteliti dengan tepat agar tak menjadi bumerang di lain hari. Untuk memandu Anda dalam urusan pajak beli properti, berikut kami tampilkan simulasinya.

 

Perhitungan Besaran BPHTB Rembelian Rumah

Seseorang membeli sebuah rumah di Jakarta dengan luas tanah 200m2 dan luas bangunan 100m2. Berdasarkan NJOP, harga tanah Rp700.000 per m2 dan nilai bangunan Rp600.000 per m2. Berapa besaran BPHTB yang harus dikeluarkan oleh pembeli rumah tersebut?

Baca:  Mengenal Cor Beton dan Cara Membuat Cor Beton yang Tepat

* Harga Tanah: 200m2 x Rp700.000 = Rp140.000.000

* Harga Bangunan: 100m2 x Rp600.000 = Rp60.000.000 +

* Jumlah Harga Pembelian Rumah: = Rp200.000.000

* Nilai Tidak Kena Pajak *) = Rp60.000.000 –

* Nilai untuk penghitungan BPHTB = Rp140.000.000

* BPHTB yang harus dibayar

5% : 5% x Rp140.000.000 = Rp7.000.000

 

Perhitungan Besaran PBB Rumah dan Bangunan

Sebuah rumah dengan bangunan 100m2 berdiri di atas lahan 200m2. Misalnya, berdasarkan NJOP (nilai jual obyek pajak) harga tanah Rp700.000 per m2 dan nilai bangunan Rp600.000 per m2. Berapa besaran PBB yang harus dibayar oleh pemilik rumah tersebut?

* Harga tanah : 200m2 x Rp700.000 = Rp140.000.000

* Harga Bangunan : 100m2 x Rp600.000 = Rp60.000.000 +

* NJOP sebagai dasar pengenaan PBB = Rp200.000.000

* NJOP Tidak Kena Pajak = Rp12.000.000

Baca:  Para Pengusaha Mebel Protes Kepada Pemerintah

* NJOP untuk penghitungan PBB = Rp188.000.000

NJKP (Nilai Jual Kena Pajak): 20% x Rp188.000.000

= Rp37.600.000

Pajak Bumi dan Bangunan yang terutang :

0,5% x Rp37.600.000 = Rp188.000

* Faktor Pengurangan / Stimulus = Rp15.000 –

PBB YANG HARUS DIBAYARKAN = Rp173.000

 

Perhitungan Besaran PPN

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penjualan properti dikenakan terhadap kegiatan penjualan bangunan baik berupa rumah, apartemen, kondominium maupun jenis-jenis lainnya. PPN akan dikenakan kepada pembeli, dipungut oleh penjual dengan catatan penjual adalah Pengusaha Kena Pajak.

Yang menjadi dasar pengenaan PPN tersebut adalah nilai transaksi sebenarnya, namun apabila nilai transaksi tersebut di bawah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) maka yang menjadi dasar pengenaannya adalah NJOP tersebut.

Baca:  Cara Mengubah Hak Pakai Properti Menjadi Hak Milik

Untuk rumah baru, nominal PPN dibebankan sebesar 10% dari harga jual rumah. Berdasarkan informasi terbaru, rumah yang dikenakan PPN apabila harganya diatas Rp36 Juta. Jadi, apabila Anda membeli rumah baru di Gresik seharga Rp400 Juta, maka pengenaan PPN-nya adalah Rp40 Juta.

Kata Pencarian:

biaya bphtb gresik 2018 (2),njop online gresik (2),njop rumah di gresik jawa timur (1),njop online gresik 2019 (1),njop gresik (1),NJOP (1),cara menghitung pembelian rumah (1),bphtb gresik 2019 (1),bphtb gresik (1),rumus perhitungan pajak penjual dan pembeli gresik (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman