Ekonomi Gresik

Cargill Indonesia Membangun Pabrik Kakao di Gresik

Cargill Indonesia Membangun Pabrik Kakao di Gresik. Pabrik pengolahan kakao dibangun oleh PT Cargill Indonesia di Kawasan Industri Maspion (KIM) V Kecamatan Manyar. Pabrik tersebut menjadi yang pertama di Indonesia dan Asia bakal menyerap 250 tenaga kerja lokal.

Cargill Indonesia membangun pabrik tersebut dengan investasi mencapai USD 120 juta. Peletakan batu pertama pembangunan pabrik pengolahan kakao dilakukan oleh perwakilan Gubernur Jatim Hadi Sasono, Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Deputi Kepala BKPM Azhar Lubis.

Presiden Cargill Cacao & Chocolate, Jos De Loor seusai acara peletakan batu pertama mengatakan, bahwa, pabrik akan beroperasi pada kuatal II tahun 2014.  Ditambahkannya, pabrik pengolahan kakao tersebut akan mampu mengolah sekitar 70.000 ton biji kakao untuk mememenuhi kebutuhan pasar di Asia.

Baca:  Pemkab Gresik Rencana Bangun 5 Islamic Center

“Adanya pabrik pengolahan kakao di Gresik membuka peluang investasi produk pendampingnya. Oleh karena itu diharapkan investor lokal maupun nasional mampu menangkap peluang itu, dan menyerap produk-produk PT Cargill,” kata Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Jatim, Warno Hari Sasono di Gresik saat peletakan batu pertama pendirian pabrik pengolahan kakao, Selasa.

Menurut Warno, masuknya PT Cargill dengan mendirikan pabrik pengolahaan kakao di Gresik membuktikan investasi di Jawa Timur mengalami pertumbuhan yang sangat bagus, dan perlahan-lahan menyamai investasi di daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

“Kalau kita melihat investasi di Jawa Barat dan DKI Jakarta memang sangat bagus, sebab mereka tidak perlu melakukan promosi susah-susah, dan sudah banyak investor yang berdatangan, namun untuk Jawa Timur kita harus mengenalkan,” ucapnya.

Presiden PT Cargill, Jos De Loor mengatakan, dipilihnya Kabupaten Gresik sebagai tempat berinvestasi pendirian pabrik pengolahaan kako, karena wilayah itu dinilai sangat strategis, sebab sangat bagus untuk pergudangan dan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang bagus.

Baca:  Sucipto, Raja Minyak Gresik Dijerat Pasal Berlapis

“Pabrik pengolahan kakao di Gresik ini merupakan yang pertama di wilayah Asia, dan didirikan untuk melengkapi jaringan global pengolahan kakao yang telah ada di Eropa Barat, Kamerun, Brazil dan Amerika Serikat,” paparnya.

Ia mengatakan, dengan adanya pendirian pabrik kakao di wilayah Gresik akan menyerap sebanyak 200 tenaga kerja baru. Selain itu, juga akan menyerap sebanyak 70 ribu ton biji kakao secara nasional untuk produksi, dengan hasil produksi seperti kakao bubuk, cairan, lemak kakao dan bubuk premium kakao.

“Pembangunan pabrik ditargetkan selesai pada pertengahan 2014, dan rencananya PT Cargill akan melipatgandakan pembelian biji kakao dari sejumlah wilayah di Indonesia, sehingga memberikan kesempatan lebih besar bagi petani untuk memasarkan hasil panen mereka,” ujarnya.

Baca:  Tanah Milik 68 Warga Akan Kena Pembebasan Gas JTC

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Gresik Muhammad Qosim sangat mengapresiasi pendirian pabrik pengolahaan kakao di wilayahnya, sebab akan menyerap tenaga kerja di wilayah Gresik dan menambah pemasukan daerah. “Para investor sangat tepat bila memilih Kabupaten Gresik sebagai tempat investasinya, sebab Gresik sangat aman buat investasi, dan memiliki kualitas SDM yang bagus pula,” tuturnya. (gs/antara)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman