Home » Uncategorized » Demam Berdarah di Gresik Meluas Mencapai 43 Kasus
demam berdarah di gresik
okezone.com

Demam Berdarah di Gresik Meluas Mencapai 43 Kasus

demam berdarah di gresik
okezone.com

Demam Berdarah di Gresik Meluas Mencapai 43 Kasus. Dinas Kesehatan berharap masyarakat waspada terkait semakin meluasnya kasus demam berdarah di Gresik. Untuk meminimalkan korban Demam Berdarah di Gresik Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik menyiapkan fogging 110 focus senilai 300 juta. Sebab, awal bulan Januari 2013 sudah tercatat 43 kasus DBD.

Penyebaran demam berdarah di Gresik cukup berbeda pada tahun ini. Kalau dulu, kasus tertinggi berada  3 kecamatan yaitu Gresik, Kebomas dan Manyar. Namun, pada aawal tahun ini, kasus Demam Berdarah di Gresik dengan peringkat tertinggi ditempati Kecamatan Panceng dengan 9 kasus yang disusul Kecamatan Sidayu dengan 7 kasus dan Benjeng di peringkat ke 3 dengan 6 kasus. Sebaliknya, Kecamatan Kebomas dan Manyar tercatat masing-masing 5 kasus.

Baca:  Koruptor Kelas Wahid di Jawa Timur, Soekarwo Panggil Inspektorat

Kepala Dinkes Gresik, Sugeng Widodo mengatakan masyarakat lebih berhati-hati. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sangat penting terutama meniadakan jentik nyamuk pada genangan air.

“Bak mandi, serta tempat lain yang memungkinkan ada genangan air perlu diwaspadai. Untuk itu penting sekali membersihkan bak mandi secara berkala dan menyingkirkan benda-benda yang menjadi sarang nyamuk” katanya dengan serius, Senin (21/1).(sho)

Selama tiga pekan Januari 2013 ada 43 kasus demam berdarah di Gresik, Jawa Timur. Tahun 2012 lalu hingga November tercatat 365 kasus dan tiga orang meninggal dunia. Pada 2011 tercatat 365 pasien, dua orang meninggal.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik, Sugeng Widodo, Senin (21/1/2013) meminta agar masyarakat lebih berhati-hati. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sangat penting terutama meniadakan jentik nyamuk pada genangan air. “Bak mandi, serta tempat lain yang memungkinkan ada genangan air perlu diwaspadai. Membersihkan bak mandi secara berkala dan menyingkirkan benda-benda yang menjadi sarang nyamuk sangat penting,” katanya.

Foging hanya bisa dilakukan apabila suatu daerah benar-benar terjangkit DBD dan ada penderita DB pada radius 200 meter dari penderita lainnya. Foging (pengasapan) juga disertai pemeriksaan epidemologi (PE) oleh petugas. “Jika memang menunjukkan banyak jentik nyamuk maka harus dilakukan foging,” tuturnya.

Baca:  Puluhan Pasangan Mesum Digelandang dari Hotel Kenjeran

Ia menjelaskan, tidak semua kasus Demam Berdarah di Gresik harus dilakukan penyemprotan sebab ada saja penderita terkena DBD dari tempat lain bukan dari lingkungannya. Umumnya DB biasanya ditandai dengan panas demam tinggi. (kompas/gresiksatu, edtr:adt)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *