Ekonomi Gresik

Demo Karyawan PT Aston Adhi Jaya Gresik Menuntut Sisa Upah

Demo Karyawan PT Aston Adhi Jaya Gresik Menuntut Sisa Upah. Puluhan buruh PT. Aston Adhi Jaya yang tergabung dalam Federasi Serikat Perjuangan Buruh Independen (FSPBI) memblokir pintu masuk hingga menyebabkan aktifitas perusahaan lumpuh total, Senin (4/1). Mereka menuntu perusahaan aspal tersebut melunasi sisa pembayaran upah selama 6 bulan yang masih belum dibayar.

Para pekerja ini memasang spanduk besar dan bendera Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia-Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (SPBI- KASBI) di pintu gerbang. “Ada 24 pekerja yang sejak Agustus 2012, hanya diberi upah di bahwa Upah Minimum Kota (UMK) dan kekurangan upah lembur setiap hari Sabtu selama dua jam,” kata Nur Rohman, koordinator aksi saat menunggu manajemen PT Aston Adhi Jaya.

Baca:  Pande Besi Gresik Panen Pesanan Golok Menjelang Qurban

Dari total upah tersebut setiap pekerja bisa mendapatkan kekurangan upah rata-rata Rp 26 juta. “Total kekurangan upah yang belum dibayar di tahun 2012 sebesar Rp 200 juta lebih, belum termasuk upah lembur. Rata-rata satu pekerja mendapat Rp 26 juta,” imbuhnya.

Namun juru bicara dari PT. Aston Adhi Jaya, Surono menyangkal tudingan buruh. Dia menyatakan, bahwa, pihaknya sudah sering mengajak buruh untuk berunding. Tapi, pihak buruh selalu menolak.

“Pada bulan kemarin, kami sudah melayangkan surat undangan untuk berdiskusi terkait tuntutan buruh, namun pihak buruh selalu menolak dengan alasan yang tidak jelas,”terangnya.¬† Surono mengaku pihaknya sama sekali tidak merasa keberatan untuk memenuhi tuntutan buruh, asalkan tuntutan yang diajukan buruh tersebut jelas dan berlandaskan hukum yang ada.

Baca:  Serikat Pekerja Kahutindo Gresik Demo PT Gloster Furniture

Setelah melalui aksi yang cukup lama akhirnya Upaya mediasi yang dilakukan tim Pengawas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Gresik dengan pekerja PT Aston Adhi Jaya (AAJ) dan pihak manajemen, tidak membuahkan hasil.

Dua pejabat Disnakertrans menunggu beberapa menit, tapi tak ada satupun pekerja yang masuk. “Pekerja hanya ingin bertemu pimpinannya, tidak mau diwakili oleh manajemen,” kata Gatot Subroto, tim pengawas Disnakertrans, saat akan meninggalkan PT AAJ.

“Kami serahkan semua permasalahan ketenagakerjaan ke Dinas Tenaga Kerja. Kami siap dipanggil kapan saja oleh Disnakertrans,” kata Surono perwakilan manajenen PT Aston Adhi Jaya.

Surono juga menyampaikan bahwa demo karyawan PT Aston Adhi Jaya mengakibatkan kerugian per hari antara Rp 100 juta sampai Rp 150 juta. Karena tidak bisa berproduksi dan pekerja borongan tidak bisa masuk. Surano menambahkan bahwa pihaknya sudah kekurangan anggaran (defisit) sehingga harus dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). (surya/gresiksatu, edtr:anang)

Baca:  Bangun Apartemen di Gresik, Gunawangsa Siapkan 1,8 Triliun

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman