Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Didemo Ribuan Buruh Gresik, Sambari Penuhi Tuntutan UMS
foto:surya/sugiyono

Didemo Ribuan Buruh Gresik, Sambari Penuhi Tuntutan UMS

foto:surya/sugiyono
foto:surya/sugiyono

Didemo Ribuan Buruh Gresik, Sambari Penuhi Tuntutan UMS. Ribuan buruh Gresik dari berbagai serikat pekerja yang tergabung dalam DPC Sekretariat Bersama Serikat Pekerja- Serikat Buruh (Sekber SP-SB) Gresik melakukan unjukrasa ke kantor Bupati Gresik (22/1).  Mereka menuntut Bupati Gresik Sambari Halim Radianto untuk mengirim rekomendasi upah minimum sektoral Kabupaten (UMS) ke Gubernur Jawa Timur. Sebab, tinggal Kabupaten Gresik yang belum mengirimkan rekomendasi UMS.

Massa berkumpul di Jl Mayjend Sungkono, mengakibatkan jalan tersebut macet total. Pasalnya, ratusan motor massa memenuhi jalan yang lebarnya hanya 7 meter. Arus kendaraan yang seharusnya dua arah dikuasai massa buruh. Kemacetan mencapai 3 kilo meter, dimana kendaraan umum dan pribadi berada di belakang massa.

Baca:  Peringati May Day, Ratusan Buruh SPI Gresik Santuni Anak Yatim

Mereka menuntut pemberlakuan Upah Minimum Sektoral  (UMS) dan menindak tegas perusahaan yang melanggar Undang-Undang Republik Indonesia No 13 Tahun 2003 Tentang Kesejahteraan Tenaga Kerja. “Banyak pelanggaran yang dilakukan perusahaan, seperti Jamsostek, PHK tanpa pesangon dan pelaksanaan UMK yang tidak direspon Disnakertrans Kabupaten Gresik,” tegas Suyanto Ketua DPC Konfederasi SPSI Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, menyetujui semua tuntutan Sekretariat Bersama Serikat Pekerja Serikat Buruh (Sekber SP-SB) Kabupaten Gresik, saat berunjuk rasa di Kantor Bupati Gresik, Selasa (22/1/2013). “Anda bisa bisa saksikan, saya langsung tandatangani permintaan saudara-saudara,” kata Sambari saat menemui massa buruh dari Sekber SP-SB.

Sambari juga menjelaskan, permasalahan perburuh dan industri dapat diselesaikan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). “Pemkab Gresik selalu mendukung usulan buruh Gresik, mulai tuntutan UMK 2010 sampai 2011 upah buruh Gresik selalu sama dengan Surabaya, yaitu Rp 1.257.000 dan 2013, Rp 1.740.000,” jelasnya.

Baca:  Draft UMK Gresik 2017 Berada di Angka Rp.3.293.510

Sebelumnya, para buruh Gresik menuntut Pemkab Gresik segera melaksanakan Upah Minumum Sektoral sesuai surat edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 560/5914/031/2012, tentang Upah Minimum Kota dan Upah Minimum Sektoran Kota (UMK- UMSK).Setelah mendapatkan penjalasan dari Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, massa buruh dari Gresik dari Gresik Selatan, Gresik Kota dan Gresik Utara membubarkan diri. (surya/ edtr:adt)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *