Home » Gresik » Event Gresik » Dinas Koperasi Jatim Beri Pelatihan Batik di Gresik
batik gresik

Dinas Koperasi Jatim Beri Pelatihan Batik di Gresik

batik gresik
foto:gresikkab.go.id

Dinas Koperasi Jatim Beri Pelatihan Batik di Gresik. Batik yang merupakan icon fashion nasional telah menjadi trend yang semakin digemari segala kalangan. Bahkan semakin banyak seminar dan pelatihan tentang batik demi mengedukasi masyarakat dan meningkatkan kecintaan terhadap budaya batik.

Namun, tak semua seniman piawai berkreasi disemua bidang seni. Misalnya seniman tari, belum tentu dia bisa menyanyi. Ucok Supandi seniman yang satu ini adalah seorang pelakon pencak macan. Bahkan di kesenian yang digeluti saat ini, ucok boleh disebut sebagai sang Maestro.

Namun ketika dia berhadapan dengan kain, canting, malam dan tinta batik. Sang maestro tampak gemetaran. Dia mengaku masih terlihat canggung menggoreskan canting berisi malam pada pelatihan membatik yang diadakan Dinas Koperasi Jatim dan berlangsung di lantai dua kantor Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Gresik. Menurut anggota Dewan Kesenian Gresik itu mengaku baru kali pertama belajar membatik.

Baca:  Inilah Lokasi Pusat Hiburan Tahun Baru di Gresik

Tak hanya Ucok yang gagap menghadapi kain dan peralatan batik tersebut di Pelatihan Batik Dinas Koperasi Jatim. Ada 49 peserta lainnya yang sedang mengikuti pelatihan pembuatan batik alami yang digelar Dinas Koperasi Jatim di gedung Dekopinda di Jalan DR.Wahidin Sudirohusodo, Kebomas kemarin (17/12). P

Pelatihan sehari ini tidak hanya pemberian materi serta teori. Peserta juga diajarkan Dinas Koperasi Jatim dalam pembuatan motif dan berkreasi untuk membuat model batik yang trendy namun tak meninggalkan pakem.

Menurut instruktur Dinas Koperasi Jatim, Nurul Huda“Setelah dimatangkan dengan materi dan teori, peserta diajarkan praktik membatik”. Ditambahkan oleh Nurul Huda, untuk lebih ramah lingkungan.

Dalam pelatihan membatik ini tinta batik yang digunakan adalah bahan pewarna alami dari berbagai jenis tanaman. ”Semua tanaman bisa asalkan bila dikeringkan daun, batang , akar, buah ada pigmen,”ujar dosen Pertanian Universitas Merdeka Surabaya ini.

Baca:  Pemenang Lomba Desain Batik Khas Gresik Tahun 2012

Menurutnya, pewarna alami ini lebih disukai masyarakat internasional karena ramah lingkungan. Tentang manfaat pelatihan ini, Nurul Huda mengatakan, dalam pelatihan ini selain diikuti oleh para Ibu rumah tangga, juga orang tua. Setelah pelatihan Dinas Koperasi Jatim ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi pengangguran dan menciptakan entreprneur baru,”katanya. (sdm/gresikkab.go.id)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *