Bawean

Dishub Gresik Kerahkan 3 Kapal Bantuan untuk Warga Bawean

Dishub Gresik Kerahkan 3 Kapal Bantuan untuk Warga Bawean. Pasca menikmati lebaran di kampung halaman, warga Bawean harus sabar menanti untuk bisa kembali ke Gresik. Gelombang tinggi memaksa kapal yang beroperasi di wilayah Gresi-Bawean berhenti beroperasi. Ribuan warga Bawean kembali terlantar dan harus menunggu datangnya kapal bantuan.

penumpang bawean terlantarPemkab Gresik berupaya mengatasi keadaan tersebut dengan mendatangkan tiga kapal dari pihak swasta. Menurut Dinas perhubungan Kabupaten Gresik, Gelombang tinggi sudah terjadi mulai hari senin (12/08) sehingga otoritas pelabuhan melarang kapal untuk beroperasi demi keselamatan penumpang.

Dikutip dari Koran Radar Gresik, sedikitnya ada 3 ribu penumpang yang masih tertahan di pulau sejauh 80 mil itu. Dari jumlah itu, tak sedikit calon
penumpang merupakan pemudik yang hendak balik ke luar negeri.

Baca:  Sambari Berharap Lapter Bawean Beroperasi Akhir 2013

”Padahal, kami sudah harus berangkat ke Malaysia dua hari lagi. Jika tidak, tiket kami hangus,” kata Abdul Manaf, salah satu pemudik. Gara-gara itu pula, kemarin, Dishub Gresik akhirnya memutuskan untuk mendatangkan armada kapal bantuan. Tak tanggungtanggung, ada tiga kapal yang bakal dioperasikan mulai hari ini.

Lebih lanjut Achmad Nuruddin menjelaskan, tiga kapal itu didatangkan dari PT DLU. ”Ketiga kapal itu sudah mulai diberangkatkan menuju pulau
Bawean. Mulai besok (hari ini,Red) arus balik sudah mulai dilakukan,” katanya kemarin.

Untuk pelayaran Rabu pagi, dijadwalkan KM Dharma Kencana berkapasitas 1.100 penumpang diberangkatkan dari pelabuhan Bawean menuju Tanjung Perak, Surabaya sekitar pukul 20.00. Sementara itu, untuk besok (15/8), kapal Kirana I dijadwalkan bakal mengangkut penumpang arus balik sekitar pukul 08.00. ”Jika tidak cukup, kapal Satya Kencana sudah disiapkan di sana untuk mengangkut sisa penumpang yang belum terangkut,” katanya.

Baca:  Calon Jemaah Haji Bawean Was-was Pembatalan Pelayaran

Diproyeksikan, tiga kapal bantuan itu bisa mengangkut seluruh calon penumpang yang masih tertahan di sana. ”Tapi, jika masih kurang, kita siapkan tambahan operasi,” kata Nuruddin.

Peristiwa tertahannya penumpang Bawean bukan kali ini saja terjadi, namun sudah berkali-kali terjadi tanpa solusi yang komperhensif. Rencana Pemerintah Kabupaten gresik mendatangkan kapal yang lebih representatif masih sebatas wacana yang belum terealisasi sampai saat ini.

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman