Home » Gresik » Peristiwa » DPRD Gresik Berharap Pengoplosan Pupuk Bersubsidi Diusut Tuntas
pengoplosan pupuk gresik
foto:radar gresik

DPRD Gresik Berharap Pengoplosan Pupuk Bersubsidi Diusut Tuntas

DPRD Gresik Berharap Pengoplosan Pupuk Bersubsidi Diusut Tuntas. Ketua Komisi D DPRD Gresik, Chumaidi Ma’un, mengakui dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi di Gresik sudah terjadi sejak setahun lalu.

“Saya pernah dilapori warga bahwa di Kawasan Industri Gresik (KIG) ada oknum yang diduga mengoplos pupuk bersubsidi, sebab setiap tengah malam keluar masuk mobik pikap ke sebuah gudang. Permasalahan tersebut kami limpahkan ke Komisi B, apakah ditindaklanjuti atau tidak saya tidak tahu,” jelas Chumaidi.

Sementara¬† Kepala Bagian Infokom PT Petrokimia Gresik, Widodo Heru, saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan sedang rapat internal. “Nanti saya kabari, sekarang masih rapat internal,” kata Widodo.

Kondisi gudang Pengoplosan pupuk bersubsidi terlihat dari luar masih sepi. Tiga truk yang memuat pupuk masih ada di samping kiri gudang. Di depan gudang tidak nampak papan nama perusahaan yang diduga menjadi tempat pengoplosan pupuk bersubsidi.

Baca:  Hobi Kunker Anggota DPRD Gresik, Hasilnya Apa?

Seperti diketahui Praktek illegal pengoplosan pupuk bersubsidi masih marak di Gresik. Kasus ini mencuat saat anggota Kepolisian Polda Jawa Timur menggerebek sebuah gudang di Kawasan Industri Gresik (KIG), Selasa (22/1).

Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 24.00 WIB oleh sekitar 7 anggota reserse Polda Jatim. Mereka mengendarai dua mobil pribadi berwarna hitam. Gudang tempat pengoplosan yang digrebek lokasinya dekat dengan PT Indopipe di KIG.

Saat digerebek, terjadi bongkar muat tiga truk pupuk oplosan yang siap kirim ke salah satu pabrik pupuk di Kawasan Industri Maspion (KIM) yang berlokasi di Kecamatan Manyar.

“Ada penggerebekan dari Polda. Mereka mencari penanggung jawab gudang. Akhirnya mereka membawa penanggung jawab ke Mapolda Jatim untuk diperiksa,”kata satpam gudang bernama Adi kepada wartawan, kemarin.

Baca:  Ngeri!, Warga Benjeng Gresik Ditikam Lehernya Oleh Pria Bercadar

Satpam Adi mengaku ada beberapa orang yang dibawa ke Polda Jatim. Diantaranya Suprapto selaku penanggungjawab.  Sementara Suprapto yang dikonfirmasi, tidak mengelak. Bahkan, dia menceritakan, bila pupuk oplosan tersebut berasal dari pupuk Phonska subsidi dari yang diproduksi oleh BUMN di Gredik. Selanjutnya pupuk oplosan itu dikirim ke salah satu perusahaan di KIM Manyar.

Kasus ini membuat Komisi B DPRD Gresik meminta aparat kepolisian mengungkap secara tuntas, dugaan pengoplosan pupuk bersubsidi yang digerebek di Kawasan Industri Gresik (KIG), Jl KIG Raya Selatan,  Kecamatan Kebomas, Rabu (23/1/2013).

“Kami tidak ingin terjadi penyelewengan pupuk terjadi. Apalagi modusnya dengan mengoplos pupuk bersubsidi, yang sangat jelas merugikan produsen dan petani,” tegas Siti Muafiah, Wakil Komisi B bidang Perekonomian dan Keuangan dari Fraksi PDIP DPRD Gresik. (edtr:anang)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *