Politik Gresik

DPRD Gresik Menganggap Mutasi Sarat Kepentingan Sambari

kocok ulang dprd gresikGresik – Aksi perombakan jajaran pejabat tinggi di gresik merupakan yang ke 5 selama Sambari menjabat sebagai bupati Gresik. Mutasi yang dilakukan kemarin dianggap oleh DPRD Gresik sarat dengan kepentingan kelompok dekat bupati. DPRD Gresik menganggap mutasi melanggar prosedur karena tidak sesuai dengan daftar urut kepangkatan.

Kepada salah satu harian di Gresik (Radar Gresik), Ketua FKB M Syafi’ AM kemarin mengatakan. “Kami melalui anggota kami di komisi A akan memerintahkan agar kebijakan mutasi ini ditindaklanjuti dengan kewenangan yang ada,”.

Dalam mutasi ini kentara adanya unsur pemaksaan untuk menempatkan orang-orang dekat bupati di jabatan strategis. Ironisnya, ada pejabat yang tersangkut masalah hukum malah  mendapat promosi.

Baca:  Gresik Membebaskan Denda Pajak Daerah Maret-Mei 2013

Dinilai oleh Syafi’ AM, mutasi ini syarat dengan nilai suka atau tidak suka. Bahkan bermotif orang atau bukan orangnya bupati. “Kalau bukan orangnya ya dikotak,” kata Syafi’ AM Indikasi ini diperkuat dengan adanya laporan dan temuan jika banyak pejabat yang tak memenuhi syarat baik esolon maupun pangkat untuk menduduki satu kursi jabatan.

Tapi seolah dipaksakan, pejabat tersebut nyatanya ditempatkan disana juga. “Ada seorang kepala bidang yang esolon dan pangkatnya tak memenuhi syarat, padahal banyak kasi yang memenuhi syarat malah disingkirkan,” katanya.

Oleh karenanya, FKB akan menindaklanjuti kebijakan ini dengan melakukan klarifikasi. Setidaknya, bupati melakukan perbaikan atau jika perlu
mutasi dibatalkan. Ditempat terpisah Anggota FPDIP Siti Muafiyah pesimis gerbong butasi yang beru saja dilakukan akan memperbaiki kinerja
pemerintahan.

Baca:  Jelang Lengser, Sambari Mutasi Pejabat Eselon

Sebaliknya, kinerja akan semakin buruk lantaran semakin banyak pejabat yang tidak memiliki kemampuan yang dibutuhkan. “Bisa-bisa mereka tidak bisa bekerja, karena tak tau apa yang harus dikerjakan,” kata Siti.

Dalam beberapa waktu ini, suara protes mungkin akan mulai nyaring terdengar di gedung DPRD Gresik. Jika Kompromi politik tidak segera  dilakukan, bukan tidak mungkin gejolak politik akan terus ada. Akan tetapi praktek politik di Gresik memperlihatkan mudahnya kompromi dilakukan, DPRD Gresik biasanya hanya teriak-teriak di awal, kemudian redup dan sayup tak terdengar. rdrgrsk/ed:gresik.co

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman