Politik Gresik

DPRD Gresik Protes Anggaran Stadion dan Aquatik

dprd gresik paripurnaRapat paripurna DPRD Gresik terkait Pembahasan Akhir Perubahan APBD (P-APBD) 2012 diwarnai sejumlah protes anggota dewan. Di antaranya kenaikan biaya pembebasan lahan stadion di Gunung Lengis Kecamatan Kebomas. Juga biaya pembangunan sarana olah raga air atau Aquatic yang dianggap membebani APBD serta menguntungkan pihak tertentu.

Kendati semua fraksi menerima perubahan APBD 2012, namun sebagian besar mempertanyakan dana pembebasan lahan aquatik dan tambahan dana pembebasan stadion di Gunung Lengis. Pasalnya, pengadaan dana pembebasan lahan tersebut mengada-ada dan dinilai menguntungkan oknum tertentu. Fraksi DPRD Gresik yang memprotes keras yaitu Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB), Fraksi Parti Demokrat (F-PD), Fraksi Hanura Gerindra Buruh (F-HGB), F-PPP dan Fraksi PKNU (F-PKNU).

Baca:  Sambari-Qosim Diusung PKB dan Demokrat Maju Pilbup Gresik 2015

Hanya DPRD Gresik dari Fraksi Partai Golkar (F-PG) sebagai pendukung pemerintahan, Fraksi PDIP (F-PDIP) dan F-PAN yang melunak dengan mendukung program tersebut. Protes keras dilontarkan F-KB melalui juru bicaranya M Nasir Kholil. Nasir menegaskan, tambahan dana pembebasan lahan stadion di Gunung Lengis Rp 9,9 miliar dan pembebasan lahan pembuatanm sarana olahraga aquatic Rp11 miliar terkesan mengada-ada. Pembangunan stadion di Lengis yang selalu berubah konsep dari nasional menjadi internasional.

“Awalnya tidak ada ganti rugi pembebasan lahan, hanya biaya boyong. Sekarang ada biaya pembebasan lahan. Ironisnya dewan tidak dilibatkan. Karena itu sebelum penyerapan harus ada penjelasan dan kesepakatan ulang,” ujarnya politisi asal Menganti. Protes senada dilontarkan Fraksi Demokrat. Melalui juru bicaranya Suberi, FPD menilai pengadaan lahan sarana olahraga aquatik Rp11 miliar terlalu dini, premature, spekulatif dan bahkan ceroboh.

Baca:  DPRD Gresik Pantau Laporan FiktiF CSR Perusahaan di Gresik

Apalagi program itu dimasukkan dalam draf P-APBD 2012 secara tiba-tiba. Suberi mengungkapkan, konsep semacam itu rawan untuk diselewengkan. “Atas dasar itulah, kami belum bias menyetujui anggaran pembebasan lahan aquatic. Belum ada studi kelayakan, juga appresial lahan tersebut, ternyata sudah dianggarkan. Ini kan lucu. Kami meminta anggaran tersebut ditiadakan dan diamsukkan dalam program APBD 2013,” tegas dia.

Penolakan juga disampaikan FPPP dan F-HGB. Ketua F-PPP DPRD Gresik Titin Hamidah menegaskan bahwa anggaran dana pembebasan lahan aquatic tidak layak untuk disetujui. Menyikapi hal itu, Bupati Sambari Halim Radianto yang berkesempatan memberikan sambutan menyatakan, pihaknya berterima kasih atas masukan terkait pembebasan lahan sarana aquatic maupun stadion di Lengis. Bahkan, hal itu akan dia jadikan sebagai bahan evaluasi. “Kami akan melakukan evaluasi,” tukas dia. (san/ris/radargresik/jpnn)

Baca:  Kocok Ulang Pimpinan DPRD Gresik Mulai Bergulir

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman