Politik Gresik

DPRD Gresik Sewot Dituduh Ajukan Data Fiktif Bedah Rumah

dprd gresik malas sidang
foto:Radar Gresik

DPRD Gresik Sewot Dituduh Ajukan Data Fiktif Bedah Rumah. Tudingan bedah rumah fiktif yang diajukan anggota DPRD Gresik membuat para legislator meradang. Mereka malah menuding eksekutif tidak profesional karena salah dalam mendata rumah yang akan dibedah.

Anggota FKB DPRD Gresik, Wafiroh Ma’sum menyebutkan, tim verifikasi bedah rumah Pemkab Gresik pernah menolak usulan bedah rumah yang dia ajukan. Alasannya, rumah yang diusulkan tidak sesuai persyaratan. Namun, ketika di cek di lokasi ternyata tim verifikasi salah alamat.

“Ketika kami periksa di lokasi, ternyata tim verifikasi mensurvei rumah tetangga bukan rumah warga yang kami ajukan. Ini kan tidak profesional namannya,” sebut adik kandung mantan Bupati Robbach Ma’sum ini.

Baca:  Freeport Mulai Mengurus Izin Smelter di BPPM Gresik

Ketua FKB DPRD Gresik, Syafi’ AM menegaskan, pihaknya tidak terima dikatakan dewan mengajukan usulan bedah rumah fiktif. Dikatakan fiktif jika dananya sudah cair. “Kalau hanya sebatas usulan dan belum cair maka jangan katakan fiktif,” tegasnya.

Sebelumnya, Sebanyak 35 program bedah rumah hasil usulan 11anggota dewan rakyat, terpaksa ditolak gara-gara dianggap tak layak. Kemarin, eksekutif melayangkan surat agar usulan itu segera direvisi.

Fakta itu muncul dari bocoran dokumen evaluasi usulan program bedah rumah para anggota DPRD Gresik yang dilayangkan Pemkab. Total, seluruh usulan program bedah rumah yang dinyatakan tak layak bernilai Rp 385 juta. Sekretaris Dinas Pekjerjaan Umum (DPU), Ida Lailatussa’-
diah, saat dikonfirmasi menyebutkan, jumlah usulan bedah rumah yang diajukan ke DPU mencapai 755 unit rumah gakin.

Dari jumlah tersebut yang ditolak mencapai 5 unit rumah warga. Penolakan dilakukan setelah tim verifikas melakukan pendataan ke rumah-rumah yang diajukan untuk mengikuti program bedah rumah. Seperti lantai keramik, dindingnya sudah tembok, bangunan permanen. Kemudian status tanah pemohon bukan hak milik melainkan sewa. Soal data fiktif, dia mengatakan tidak ada. “Memang ada beberapa rumah yang tidak sesuai persyaratan dan terlalu bagus untuk dibedah,” pungkas Ida. (fir/ris/Koran Radar Gresik)

Baca:  Gedung DPRD Gresik Sepi Ditinggal Banggar Kunker Ke Jakarta

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman