Home » Jawa Timur » Ekspor Perhiasan Jatim Menjadi Andalan Sektor Non Migas
ekspor perhiasan

Ekspor Perhiasan Jatim Menjadi Andalan Sektor Non Migas

ekspor perhiasanEkspor Perhiasan Jatim Menjadi Andalan Sektor Non Migas. Selama September 2013 ekspor non migas Jawa Timur didominasi oleh perhiasan/permata dengan total transaksi 225,39 juta dollar AS, diikuti lemak dan minyak hewan/nabati 103,10 juta dollar, bahan kimia organik 83,31 juta dollar AS, kayu, barang dari kayu 80,74 juta dollar AS serta ikan dan udang 74,23 juta dollar AS.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur M Sairi Hasbullah di kantornya Jl Kendasari Industri, Surabaya, Rabu (27/11) mengatakan, pasar ekspor perhiaasan Jawa Timur cukup besar dengan tujuan Afrika Selatan, Timur Tengah dan sebagai ke negara-negara Asia.

Menurut negara tujuan, ekspor non migas Jawa Timur selama September 2013 terutama ke Jepang dengan nilai 210,53 juta dollar AS diikuti Afrika Selatan 169,05 juta dollar AS, Amerika Serikat 115,68 juta dollar AS dan Malaysia 74,52 juta dollar AS, dengan kontribusi kelimanya mencapai 54,61 persen terhadap total ekspor non migas.

Baca:  Jawa Timur Favorit Investor Asing

Ekspor JawaTimur pada September 2013 mencapai 1,426 miliar doillar AS atau naik 36,27 persen dibanding ekspor sebelumnya hanya 1,047 miliar dollar AS. Secara kumulatif, nilai ekspor Januari-September 2013 hanya 10,651 miliar dollar AS atau turun 6,33 persen dibanding ekspor periode yang sama 2012 mencapai 11,370 miliar dollar AS.

Sedangkan, ekspor migas Jawa Timur pada September 2013 mencapai 80,81 juta dollar AS atau naik 8,20 persen dibanding ekspor migas Agustus 2013 hanya 74,69 juta dollar AS.

Sedangkan selama periode Januari-September 2013 ekspor migas 359,82 juta dollar AS atau turun 39,64 persen dibanding ekspor migas periode yang sama 2012 mencapai 596,12 juta dollar AS.

Sementara ekspor non migas Jawa Timur pada September 2013 mencapai 1,345 miliar dollar AS atau naik 38,42 persen dibanding ekspor non migas pada Agustus 2013 hanya 971,88 juta dollar AS.

Baca:  Hi Tech Mall Akan Dijadikan Gedung Kesenian Canggih, Pedagang Demo

Sedangkan selama Januari-September 2013 ekspor non migas mencapai 10,291,13 miliar dollar AS atau turun 4,48 persen dibanding ekspor non migas periode yang sama 2012 mencapai 10,260 juta dollar AS.

Sektor, ekspor hasil pertanian, industri dan hasil pertambangan dan lainnya masing-masing naik 53,89 persen, 36,86 persen 74,19 dibanding Agustus 2013.

Secara kumulatif Januari-September 2013, nilai ekspor hasil pertanian 861,85 juta dollar AS atau naik 10,59 persen, hasil industri 9.413,55 juta atau turun 5,65 persen dan hasil pertambangan dan lainnya 15,73 juta dollar AS atau turun 9,57persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut kontribusinya, selama September 2013 ekspor migas berperan 5,67 persen dan ekspor non migas berperan 94,33 persen. Sedangkan selama Januari-September 2013 peranan ekspor migas 3,38 persen dan ekspor non migas 96,62 persen yang terdiri dari ekspor hasil industri 88 persen hasil pertanian 8,09 persen serta hasil pertambangan dan lainnya 0,15 persen terhadap total ekspor. (ryo/kabarbisnis)

Baca:  Impor Jatim Tiga Kali Lebih Banyak dari Ekspor

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *