Home » Gresik » Gadis Kafe Menjadi Kurir Sabu di Gresik
pengedar narkoba gresik

Gadis Kafe Menjadi Kurir Sabu di Gresik

pengedar narkoba gresikGadis Kafe Menjadi Kurir Sabu di Gresik. Aparat Kepolisian Resor Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menangkap Evi Rosdiana (32) warga Sidoarjo pengedar narkoba jenis sabu di daerah ini. Kepala Satuan Narkoba Polres Gresik AKP Sutopo Prayitno di Gresik, Jumat, mengatakan pelaku tertangkap saat mengirimkan paket sabu kepada salah satu konsumen di wilayah SPBU Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jumat dini hari.

“Kita tangkap pelaku saat kedapatan mengedarkan sabu di Kecmatan Driyorejo, dan kini pelaku berada di tahanan Polres Gresik untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya. Sutopo mengaku, awalnya anggota Polres Gresik yang sedang berpatroli curiga terhadap prilaku tersangka, kemudian ditangkap dan dilakukan penggeledahan.

Baca:  Masjid Bintang Polres Gresik Memukau Polda Jatim

“Kita mendapatkan sabu seberat 0,3 gram di saku celana tersangka, sehingga tersangka kita bawa ke Mapolres Gresik untuk penyelidikan,” katanya. Menurut pengakuan tersangka, tujuan menjual sabu karena mencari tambahan kebutuhan hidup, dan sabu seberat 0,3 gram itu dijual dengan harga Rp450 ribu, dan keuntungan masuk ke kantong pelaku sebesar Rp50 ribu.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam dijerat pasal 114 UUD No. 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun. Sebelumnya, Polres Gresik juga telah menangkap dua bandar narkoba jenis sabu, yakni Sopan Hadi Bin Karso Gangsal (58) dan Muhammad Ikhsan Bin Hosin (34), keduanya warga Perum Banjar Sari Asri, Cerme, Gresik.

Baca:  Pengedar Sabu di Gresik Diringkus Aparat

Tertangkapnya kedua pelaku bermula ketika petugas mendapatkan informasi mengenai adanya transaksi narkoba di wilayah Gresik. Kemudian petugas melakukan penangkapan pelaku dengan berpura-pura sebagai pembeli dan melakukan pertemuan dengan keduanya di Terminal Bunder.

“Anggota kami menyamar sebagai pembeli, sebab ada informasi transaksi narkoba yang dilakukan kedua pelaku, sehingga polisi bergerak cepat. Hasilnya, mereka kami dapat menangkap mereka beserta barang buktinya,” katanya. Sementara, Polres berhasil menyita barang bukti dari kedua tersangka berupa tiga paket sabu-sabu seberat 0,8 gram, uang tunai sebesar Rp450 ribu, dua telepon seluler, dan satu alat hisap sabu.(antara*)

Suarakan Pendapatmu

comments

One comment

  1. hukum hrs d tegakkan seadil adilnya,karna evi hanyalah korban dr vero dkk..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *