Ekonomi Gresik

Gas Smelting Bocor Puluhan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Gas Smelting Bocor Puluhan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit. Pihak PT Smelting mengakui adanya kebocoran gas yang terjadi di area peleburan tembaga. Namun, pihaknya hingga sampai saat ini belum mengetahui pasti penyebab bocornya gas tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Staf General Affair (GA) PT Smelting dalam mediasi dengan warga Roomo, Minggu (7/7/2013). “Memang terjadi kebocoran gas. Tapi kami belum tahu sebabnya. Besok pihak Polda Jatim dan Polres Gresik akan menurunkan tim untuk menyelidiki sebab kebocoran,” kata Budi Setyawan.

Budi juga menyebutkan bahwa akan diadakan pertemuan lanjutan antara manajemen dan warga besok, Senin (8/7/13) pukul 2 siang. Sementara itu dalam mediasi yang berlangsung, sebagai bukti pengakuan pihak perusahaan, warga meminta pihak perusahaan menandatangani perjanjian bermaterai yang menyebutkan bahwa kebocoran gas memang ulah dari PT Smelting.

Baca:  Negosiasi Alot, PT. Smelting Akhirnya Setuju Kompensasi Warga 8 Miliar

Tak hanya itu, warga juga meminta kepada pihak perusahaan menghentikan proses produksi sampai proses penyidikan dan perbaikan area kebcoran gas selesai. Kemudian jika akan melanjutkan proses produksi, PT Smelting diminta untuk memberi tahu warga terlebih dahulu.

Budi menambahkan semua warga yang mengalami mual, sesak nafas dan pusing sudah dibawa ke RS Petrokimia Gresik. Pihaknya juga masih belum mengetahui pasti jumlah warga yang dilarikan ke rumah sakit.

“Kira-kira ada 60 an orang yang dilarikan ke rumah sakit. Kita belum mendapatkan jumlah pasti karena kami sendiri kekurangan orang untuk melakukan pendataan serta berapa orang yang harus menjalani rawat inap atau rawat jalan,” pungkasnya.

Baca:  Pemkab Gresik Perketat Pembagian Sembako

Sementara Itu, Pihak PT Smelting siap menanggung seluruh biaya perawatan bagi para korban kebocoran gas. “Kita akan gratiskan semua biaya pengobatan para korban kebocoran gas,” jelas Budi Setyawan, staf General Affair (GA) PT Smelting, Minggu (7/7/2013).

Budi juga mengatakan akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua hal yang disebabkan oleh kebocoran gas asam sulfat di area pebeuran biji tembaga tersebut. Termasuk dengan warga yang terpaksa mengungsi dari Desa Roomo.

Dari informasi yang dihimpun, dari 69 korban yang dirawat di RS Petrokimia, sebanyak 61 telah dipulangkan. Sedangkan 8 orang lainnya sedang menjalani observasi untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Baca:  PKL Kembali Berjualan di Depan Pasar Baru Gresik

Sementara itu, ratusan warga yang dari Desa Roomo terpaksa diungsikan ke Stadion Tri Dharma Gresik. Warga yang mengungsi juga tak luput dari pertanggung jawaban PT Smelting. Dari pantauan detikcom warga yang mengungsi mendapatkan akomodasi berupa kebutuhan konsumsi. Selain itu, masker juga telah dibagi-bagikan kepada warga. “Ya. Kita bagikan masker juga, walaaupun terlambat,” pungkas Budi. (detik)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman