Home » Hukum dan Kriminal » Geger Bom Sarinah, Jokowi Harus Tetap Fokus Untuk Divestasi Saham PT Freport

Geger Bom Sarinah, Jokowi Harus Tetap Fokus Untuk Divestasi Saham PT Freport

Kejadian memilukan bom sarinah, Jakarta pada 14/1 lalu membuat masyarakat Indonesia resah. Hal ini jelas membuat sejumlah kalangan ikut bereaksi terkait peristiwa bom sarinah lalu seperti para aktivis yang berasal dari Gusdurian Jombang salah satunya adalah Aan Anshori.

Adanya aksi teror bom yang kembali terjadi di tanah air sehingga membuat sejumlah nyawa melayang tersebut jangan membuat urusan pemerintah menjadi terbengkalai. Salah satunya adalah rencana dari PT Freeport Indonesia untuk melakukan divestasi (pelepasan) saham kepada pemerintah.

Pria yang juga merupakan Direktur Lingkar Indonesia untuk Keadilan ini mengatakan jika pemerintah harus konsisten dalam mengurusi proses divestasi saham dari PT Freport Indonesia untuk RI.

Baca:  Penjelasan Abu Bakar Ba’asyir Tentang Bom Sarinah

Penuntasan untuk divestasi saham Freeport untuk RI tersebut didasarkan pada PP (Peraturan Pemerintah) No 77 Tahun 2014 mengenai Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Bila nantinya PT Freport membangkang maka pemerintah harus melayangkan surat peringatan ke – 2.

Rencana PT Freeport yang harus melaksanakan divestasi saham sebesar 30% kepada Indonesia sampai 2019 harus dilaksanakan. Lantaran Indonesia hanya memiliki saham sebesar 9,36%.”ungkap Aan.

Jelas hal ini harus dilakukan karena hal ini juga untuk mensejahterakan rakyat Indonesia terutama masyarakat yang tinggal di wilayah timur Indonesia seperti Papua.

Mengenai bom sarinah, rakyat Indonesia jangan terlalu berlebihan dalam menanggapinya karena aksi teror bom ini pastinya akan ditangani oleh aparat penegak hukum RI. Sehingga segala urusan yang sudah direncanakan pemerintah RI harus tetap berjalan.”tegasnya.

Baca:  Gadis ABG Surabaya, Dihamili Oleh Dua Pacarnya Sekaligus

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *