Home » Uncategorized » GP Ansor Jatim Meminta Pelaku LKS Pelecehan Gus Dur Diusut
gp ansor jatim

GP Ansor Jatim Meminta Pelaku LKS Pelecehan Gus Dur Diusut

gp ansor jatimGP Ansor Jatim Meminta Pelaku LKS Pelecehan Gus Dur Diusut. Maraknya penyebaran buku LKS sejarah yang melecehkan Gus Dur membuat GP Ansor Jatim geram. GP Ansor menuntut agar dalang dibalik LKS tersebut diusut tuntas.

Hal ini disampaikan oleh ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur (GP ansor Jatim) Alfa Isnaeni yang meminta Mendikbud untuk mengusut Lembar Kerja Siswa (LKS) pelajaran sejarah tingkat SMA yang menyimpulkan Presiden KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) dimakzulkan akibat skandal korupsi Buloggate dan Bruneigate.

“Mendikbud harus mengusut tuntas, karena kami khawatir ada desain untuk menciptakan konflik horisontal di masyarakat, mengingat upaya mendiskreditkan Gus Dur berlanjut dari Sutan Batoegana, Purwokerto (Jawa Tengah), hingga sekarang ke Gresik (Jawa Timur),” katanya di Surabaya, Rabu.

Menurut Alfa Isnaeni, Mendikbud harus menganggap masalah ini serius dengan melakukan serangkaian langkah yakni klarifikasi kepada masyarakat melalui media massa, lalu menarik LKS yang menyudutkan Gus Dur tapi sudah terlanjur beredar atau tersebar di masyarakat, agar anak didik tidak menerima informasi bohong.

“Kami juga mengharapkan Mendikbud melakukan langkah serius dengan menelusuri asal-usul informasi yang bohong itu, lalu mengambil langkah-langkah hukum terhadap siapapun yang terlibat di dalamnya, apakah penerbit, penulis, atau pengesah LKS itu, sekaligus meluruskan sejarah yang dibelokkan itu melalui buku baru,” katanya.

Ia menegaskan bahwa MA sudah menerbitkan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) atas kasus Buloggate dan Bruneigate itu, sehingga Gus Dur tidak terbukti terlibat dalam skandal korupsi itu.

“Artinya, Gus Dur jatuh bukan karena skandal korupsi, namun jatuh akibat skandal politik yang dilakukan lawan politiknya di Senayan (Gedung DPR RI), karena itu pemerintah harus mencegah konflik itu terjadi,” katanya. (antarajatim*)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *