Uncategorized

Gresik – Australia Kerjasama Bangun Sanitasi Terpusat

Gresik – Australia Kerjasama Bangun Sanitasi Terpusat. Dikutip dari Surya, Pemerintah Kabupaten Gresik membangun saluran sanitasi komunal untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Pemerintah Indonesia kerjasama dengan Australia melalui proyek Indonesia Infrastrukture Initiati (INDII) tahun ini membangun sarana sanitasi terpusat atau untuk 3.750 keluarga di Gresik.

Hal ini disampaikan deputy director INDII, Jeff Bost saat Workshop Jurnalistik di ruang Graeta Eka Praja, Pemkab Gresik, Selasa (11/11/2014). Menurut Jeff Bost, program Australia-Indonesia Insfrastructure Grants For Sanitation (sAIIG) merupakan program hibah berbasis kinerja senilai 40 juta dolar Australia yang diberikan kepada 43 Pemerintah Daerah seluruh Indonesia.

“Untuk di Kabupaten Gresik program ini diwujudkan dengan membangun 3.750 sambungan sarana sanitasi pembuangan limbah domestik,” kata Jeff Bost didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gresik, Bambang Isdianto.

Baca:  Kesalahan Dalam Menjual Properti yang Harus Dihindari

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gresik Bambang Isdianto menyatakan pihaknya telah membangun sarana sanitasi pengolahan air limbah rumah tangga secara terpusat di wilayah permukiman. Pembangunan sarana ini sesuai arahan dan rencana target program tersebut yaitu 3.750 sambungan keluarga  atau rumah.

Sarana tersebut dibangun di beberapa tempat di Kecamatan Kebomas yaitu di Kelurahan Karangkiring, Desa Dahanrejo, dan Desa Randuagung. Dalam program berbasis hasil ini Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk terlebih dulu membangun sarana sanitasi dengan dana APBD.

“Setelah diverifikasi oleh Dirjen Cipta Karya, dana hibah tersebut akan ditransfer oleh Kementerian Keuangan. Pemkab Gresik sudah melaksanakan pembangunan itu sejak tahun 2013 lalu,” kata Bambang.

Baca:  800 CJH Gresik Belum Lunasi BPIH

Menurut Bambang, selain program dari sAIIG, juga ada program sanitasi terpadu yaitu dari program Urban Sanitation and Rural Infrastructure (Usri) pada tahun 2012 sebanyak 15 Desa/Kelurahan, 2013 sebanyak 30 Desa/Kelurahan dan 2014 sebanyak 15 Desa/Kelurahan dan program INDII ini sebanyak 4 Desa/Kelurahan.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, melalui Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik Suyono mengatakan, proyek ini bisa sukses di Gresik. “Dengan terbangunnya sarana prasarana tersebut, kehidupan warga Gresik akan semakin baik dan sehat,” ujar Suyono mengutip pernyataan Bupati Gresik. (Surya/tribunnews)

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman