Home » Jawa Timur » Gresik, Lamongan, Bojonegoro Waspada Banjir Bengawan Solo
banjir bengawan solo

Gresik, Lamongan, Bojonegoro Waspada Banjir Bengawan Solo

banjir bengawan soloGresik, Lamongan, Bojonegoro Waspada Banjir Bengawan Solo. Curah hujan yang terus meningkat akhir-akhir semakin mengancam wilayah yang dilewati oleh bengawan Solo. Wilayah tersebut sangat rawan terhadap luapan Banjir Bengawan Solo. Beberapa titik di Jawa Timur yang cukup rawan luapan sungai bengawan solo adalah Gresik, Lamongan, dan Bojonegoro.

Bahaya luapan Banjir Bengawan Solo ini disampaikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro yang menyatakan banjir Bengawan Solo di daerah hilir Jatim semakin meningkat akibat hujan di kawasan hulu.

“Air Bengawan Solo di daerah hilir Jatim terus meningkat karena mendapatkan pasokan air dari daerah Ngawi dan Ponorogo, selain juga pengaruh hujan lokal,” kata Kepala Seksi Operasi UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo Mucharom, Kamis (3/1/2012)

Baca:  Tower Provider Berdiri Diatas Masjid di Gresik, Warga Protes

Dia mengimbau jajaran Pemkab Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Gresik meningkatkan kewaspadaan, sebab air Bengawan Solo menunjukkan kecenderungan meningkat.

“Melihat bertambahnya air, Bengawan Solo di Bojonegoro masih akan naik hingga masuk siaga III-kritis,” katanya. Sesuai pemantauan, ketinggian air di papan duga di Bojonegoro terus merangkak naik hingga Kamis pukul 05.00 WIB mencapai 14,57 meter (siaga II).

Ketinggian air di Karangnongko, Kecamatan Ngraho, sekitar 70 kilometer dari Kota Bojonegoro, Rabu (2/1) pukul 21.00 WIB, masih di bawah siaga banjir dengan ketinggian 26,66 meter. Namun, katanya, ketinggian air di Ngawi juga siaga banjir dengan ketinggian 7,10 meter (siaga II) pada Kamis pagi, bahkan sebelumnya sempat mencapai 7.7 meter.

Dia juga menjelaskan di daerah hilir Jatim lainnya, mulai Tuban, Lamongan, dan Gresik, ketinggian air Bengawan Solo juga meningkat dan sudah memasuki siaga II, dalam menghadapi meluapnya Banjir Bengawan Solo sungai terpanjang di Jawa itu.

Baca:  Penumpang Padati Tanjung Perak Surabaya

Anggota Tim SAR yang juga warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Balen, Anwar, menjelaskan bertambahnya air Bengawan Solo di desanya terjadi sejak Rabu (2/1) malam. Dia  mengatakan meluapnya Banjir Bengawan Solo di wilayahnya, mulai merendam areal tanaman padi.

Sejak tiga hari ini, curah hujan diwilayah Jatim memang meningkat cukup pesat. Bahkan Hujan deras yang melanda kawasan Gresik dua hari lalu mengakibatkan banjir di beberapa titik, termasuk didaerah belakang Wahana Ekspresi Poesponegoro. (ROL/BJ. edtr:adit)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *