Ekonomi Gresik

Gresik Migas Tidak Siap Kelola Sumur Minyak Sekarkurung

Gresik Migas Tidak Siap Kelola Sumur Minyak Sekarkurung. Potensi sumur minyak tua di kabupaten Gresik tidak bisa dikelola secara optimal untuk menambah pendapatan BUMD Gresik Migas. Sebab, otoritas pengelola minyak dan gas di kabupaten tersebut tidak siap mengelola sumur minyak yang ada di desa Sekarkurung Gresik.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) Gresik Migas, Bukhori,  mengatakan belum siap mengelola sumur tua di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas. Sebab, pemilik lahan meminta kerjasama bagi hasil dari pengolahan sumur tua berisi minyak mentah.

“Sebenarnya sumur tua di Gresik sangat berpotensi menambah pendapatan, karena pemilik lahan permintaannya sangat tinggi maka kami tidak berani mengelolanya,” kata Bukhori, di Kantornya, Rabu (8/5/2013).

Baca:  Smelter Freeport Akan di Bangun di Manyar JIIPE Gresik

Pengolaan sumur minyak tua harus mengantongi izin dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “Pengelola harus mempunyai badan hukum berupa KUD atau BUMD. Karena pemilik lahan sumur minyak tua di Desa Sekarkurung menghendaki bagi hasil yang cukup tinggi maka kami tidak bisa mengajukannya,” imbuhnya.

Sementara ini, sumur minyak sekar kurung dikelola oleh pihak swasta. Bahkan sebelumnya pada awal januari 2013 Satppl PP Gresik sempat memblokir operasional sumur minyak di Desa Sekarkurung. Sumur milik Sucipto tersebut dianggap ilegal dan tidak berijin. Karena terus nekat beroperasi, akhirnya sumur minyak ilegal Sekarkurung diblokir oleh Pemkab Gresik dengan mengerahkan Satpol PP.

Sempat terjadi ketegangan antara petugas dengan pihak pengelola. Sebab, pengelola menganggap tindakan Satpol PP tersebut bertindak sewenang- wenang. Operasi itu bermula, ketika petugas mendapatkan informasi mengenai adanya sebuah truk tangki yang masuk ke dalam area sumur minyak itu. Selain itu, dari dalam area tersebut juga terdengar suara mesin yang dinyalakan.

Saat digerebek itulah, puluhan petugas Satpol PP mendapati beberapa sumur minyak yang ada di tempat itu penuh, seperti baru saja diisi Bahkan, beberapa truk tangki juga baru saja diisi dengan minyakminyak yang berasal dari area itu.

Baca:  Minimarket Menjamur di Gresik, siapa yang Diuntungkan?

Kendati demikian, operasi itu juga tidak berjalan dengan mulus. Sebab, pengelola minyak Sucipto melakukan perlawanan atas tindakan Satpol PP tersebut. Melalui juru bicaranya Arifin Zulkarnain, Sucipto mengatakan jika tambang minyak miliknya itu bukanlah illegal. “Ini namanya sewenang-wenang, padahal kami sudah mengajukan kepada pak Agus Mualif Kepala Dinas Perizinan Pemkab Gresik,” tegasnya. “Saya siap dipertemukan dengan dia,”sambungnya. (sry/rdrgrsk/ edtr;abah)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman