Home » Gresik » Calon Jamaah Haji Gresik Kena Pungli Transportasi
Master tukang, tutorial pertukangan

Calon Jamaah Haji Gresik Kena Pungli Transportasi

calon jamaah haji gresik
foto:Sandhiarta/Radar Gresik

Calon Jamaah Haji Gresik Kena Pungli Transportasi. Pemberangkatan calon jamaah haji Gresik diwarnai kabar yang kurang sedap. Sejumlah CJH mengaku dimintai pungutan untuk biaya tranportasi dari Gresik ke asrama haji Sukolilo. Padahal sarana tranportasi telah disediakan oleh pemerintah daerah Gresik yang anggarannya dialokasikan dari APBD. Kabar tersebut muncul dari salah satu calon jamaah haji Gresik asal Kecamatan Manyar.

Pria paruh baya itu mengaku ditarik Rp 170 ribu untuk biaya perjalan ke asrama haji Sukolilo. “Ya ini kan kami berniat ibadah, ya kita bayar saja, yang penting bisa menjalanan ibadah dengan baik,” kata petambak Udang ini. Terkait pengutan ini pun terdengar oleh anggota DPRD Gresik.

Ketua Komisi D Chumaidi Ma’un sangat menyayangkan adanya pungutan atas biaya perjalanan menuju asama haji. “Seharusnya ini tidak terjadi jika Pemkab Gresik memberikan subsidi transportasi itu untuk semua calon jemaah haji,” kata Chumaidi. Disebutkan, pada ABPD 2012, anggaran untuk subsidi perjalanan haji ini awalnya diajukan eksekutif Rp 700 juta. Anggaran itu meliputi biaya pemberankatan, seragam dan pelatihan. “Tapi setelah dilakukan pemangkasan ditetapkan Rp 400 juta, “ kata politisi PKB.

Baca:  HUT Bhayangkara Polres Gresik Dipusatkan di Mapolsek Driyorejo

Ditambahkan, dengan anggaran Rp 400 juta dan jumlah calon jamaah haji Gresik yang sebanyak 1.800 jamaah, maka masing-masing jamaah mendapat subsidi sekitar Rp 200 ribuan. Biaya ini sudah cukup dan telah sesuai dengan ketentuan. “Yang jadi pertanyaan, apakah subsidi ini diberikan kepada seluruh jamaah, dan bagaimana mekanismenya,” tanya Chumaidi.

Kenyataanya, pemda hanya menyediakan tranportasi bagi jamaah yang berangkat di Kantor Bupati Gresik dan dilepas oleh bupati. Padahal jumlah yang berangkat dari Pemda sekitar 50 persen dari calon jamaah haji Gresik yang ada. “Kebanyakan berangkat sendiri-sendiri langsung ke asrama haji,” kata Chumaidi. Yang jelas, kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh kementerian Agama Kabupaten Gresik, Khoiruddin Usman membantah pihaknya telah memungut biaya. “Tidak ada pungutan, kalau soal tranportasi kan ditanggung pemda silahkan tanya ke pemda,” katanya.

Baca:  Watak Boros DPRD Gresik Semakin Tidak Terkontrol

Kabag Kesra Pemkab Gresik, Khusaini membenarkan, jika pemda telah menyediakan sarana tranportasi menuju asrama haji. Dia memastikan anggaran APBD telah cair. Hanya saja, ketika ditanya apakah tranportasi itu hanya untuk calon jamaah haji Gresik yang berangkat dari pemda?” Khusaini dengan nada gugup tak menjawab lalu menutup pembicaraan di HP. “Gini gini mas,” katanya. Tak lama berselang, Khusaini kembali menghubungi Radar Gresik selanjutnya menjelaskan jika bagi yang tak berangkat dari alun-alun, pemda telah mengirim bus ke masing- masing KBIH. “Ini sudah dilakukan tadi pagi dan kemarin mas,” Kata Khusaini.(rtn/ris/radargresik/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *