Home » Gresik » Hukum Gresik » Polres Gresik Bekuk Perampok Perum ABR Gresik
Master tukang, tutorial pertukangan

Polres Gresik Bekuk Perampok Perum ABR Gresik

perampok perum abr gresikPolres Gresik tidak membutuhkan waktu lama untuk mengungkap komplotan pencuri yang beraksi di perumahan Alam Bukit Raya ( Perum ABR Gresik), Desa Sumber Kecamatan Kebomas. Dalam waktu 1 x 24 jam, dua dari empat pelaku pencurian berhasil dibekuk Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Gresik. Kedua pelaku yang ditangkap Nirfan (17) warga Tambak Sari Pedukuhan, Surabaya dan Rama Andika (27) warga Jl Kapasari Surabaya.

Sementara dua pelaku lainnya, Niko dan Erik alias Kapten Ambon, yang masih satu kampung dengan Rama Andika masih dalam pengejaran petugas. Para pelaku dibekuk di rumahnya masing-masing Minggu malam. Terungkapnya aksi kejahatan ini berawal dari keterangan saksi yang melihat mobil Toyota Avanza, yang ditumpangi pelaku.

Menurut saksi mata, saat kejadian ada mobil Avanza nopol L 1767 BA yang parkir di depan rumah korban, HeriKrismianto (52) yang berada di Blok A3 Perum ABR. Petugas Satpidum dipimpin Iptu I Made Yogi lantas melakukan pelacakan mobil tersebut. Ternyata mobil milik warga Surabaya itu disewa oleh Kapten Ambon, pimpinan komplotan pencurian. Namun yang mengemudikan adalah Rama Andika.

Baca:  Waspada! Kejahatan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Gresik

Berkat ciri-ciri pelaku yang dikantongi, petugas Polres Gresik berhasil membekuk Rama Andika di rumahnya, Minggu malam pukul 20.30. Dari rumah Rama Andika, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya televisi, playstation dan golf bag berisi satu set stick golf. Berdasarkan pengakuan Rama, petugas Polres Gresik kemudian menciduk Nirfan di rumahnya. Di rumah Nirfan, polisi mengamamkan sejumlah barang bukti seperti jaz, PS, laptop tablet, serta uang pecahan Rp 1.000 sebanyak Rp 100 ribu.

Tidak berhenti sampai disitu, polisi lantas mengeler keduanya untuk menunjukkan rekan lainnya. Hanya saja polisi kalah gesit dengan kedua pelaku, Niko dan Kapten Ambon. Kedua pelaku berhasil kabur sebelum polisi tiba di rumahnya di Tambaksari Pedukuhan, Surabaya. Dari rumah kedua buronan ini, polisi menyita kotak berisi perhiasan emas, 2 unit TV LCD, dekoder, DVD, serta sejumlah peralatan elektronik.

Baca:  Sebanyak 177 Pelajar Gresik Tewas Kecelakaan dalam Setahun

Polisi kemudian menggelendang kedua pelaku ke Mapolres Gresik. Selain kedua pelaku, petugas juga membawa barang bukti lainnya berupa sepeda motor Suzuki Sky Wave nopol W 6952 JI yang digunakan Nirfan untuk mengawasi rumah yang akan dicuri. Mobil Avanza sewaan untuk operasional pelaku dan sebuah sepeda motor Yamaha Mio yang digunakan tersangka sebagai sarana untuk melakukan aksi kejahatannya.

Kendati demikian, saat ini polisi masih memburu 2 orang DPO lainnya yang juga ikut melakukan aksi kejahatan tersebut. Pasalnya, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Nur Hidayat mengatakan, polisi mendapatkan informasi jika yang melakukan aksi kejahatan itu sebanyak 4 orang. “Makanya itu, kami akan terus mengembangkan kasus ini, hingga kami berhasil menangkap semua tersangkanya,” tegasnya.

Baca:  Polisi Segera Periksa Kadisbudpora Gresik

Hidayat menambahkan, para tersangka itu sudah sering melakukan tindak pidana pencurian di beberapa tempat lainnya. “Setahu saya mereka sudah melakukan kejahatan di 5 TKP,”paparnya. “Diantaranya adalah di perumahan ABR Kebomas sebanyak 2 kali tepatnya blok A3 dan I3, Jl Kartini Kebomas dan di perumahan GKB Manyar sebanyak 2 kali tepatnya Jl Magetan dan Martapura,” sambungnya.

Akibat perbuatannya itu, kini para tersangka tersebut diancam dengan hukuman penjara selama 5 tahun. “Sebab, mereka telah melanggar pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan,” pungkas Hidayat. (jan/ris/radargresik/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *