Home » Gresik » Pendidikan Gresik » Banyak Proyek Belum selesai, DAK Pendidikan Gresik Terancam Macet
Master tukang, tutorial pertukangan

Banyak Proyek Belum selesai, DAK Pendidikan Gresik Terancam Macet

pendidikan gresik
gambar: gresikkab

Banyak Proyek Belum selesai, DAK Pendidikan Gresik Terancam Macet. Akibat lambatnya sistem kerja kontraktor dan pelaksanan rehabilitasi sekolah di kabupaten Gresik, sebanyak 298 lembaga pendidikan tingkat SD/sederajat terancam macet.

Hal ini dikarenakan menjelang tutup tahun anggaran 2012, pekerjaannya belum selesai. Selain itu, mayoritas sekolah penerima bantuan DAK Pendidikan Gresik belum melaporkan pertanggungjawaban (LPj) penggunaan anggaran tersebut.

Menyikapi lambannya prosess pembangunan dan pelaporan pertanggungjawaban sekolah DAK Pendidikan Gresik , membuat Dinas Pendidikan Gresik mengeluarkan ultimatum. ”Sejauh ini, tingkat penuntasannya memang masih cukup minim,” ujar Kasi Sarana Prasarana (Sarpras) TK/SD Disdik Gresik, Jamak Ali kepada wartawan, Jum’at (7/12).

Menurut Jamak Ali , rata-rata penyelesaian rehab sekolah-sekolah belum sampai 60 persen. Dari 298 lembaga pendidikan yang memperoleh bantuan anggaran rehab kelas/perpustakaan, kata Jamak Ali, baru 40 lembaga yang sudah menyetorkan LPj anggaran tahap kedua atau sekitar 15 persen. ”Jika belum setor LPj, terpaksa kami pending,” katanya.

Baca:  Gresik Cerdas Mengajar Digagas Dinas Pendidikan Gresik

Pelaksanaan DAK Pendidikan Gresik tahun 2012 pelaksanaannya memang langsung diserahkan ke sekolah masing-masing lewat sistem swakelola. Sistem ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

DAK Pendidikan Gresik  Tahun 2012 plafon anggaran ditetapkan sebesar Rp 69,5 juta untuk tiap ruang atau lokal. Untuk pencairannya dibagi dalam tiga termin dengan komposisi 40:30:30. Apabila tahap awal selesai,maka sekolah wajib menyetor LPj penggunaan anggaran. Kemudian pencairan termin berikutnya hingga termin ketiga.

Pada pelaksanaan DAK rehabilitasi sekolah tahun lalu pekerjaannya diserahkan kepada rekanan yang ditetapkan Disdik Gresik. Akan tetapi proses tersebut terjadi banyak pelanggaran sebab disinyalir ada mafia DAK Pendidikan Gresik yang berusaha menguasai dan memono[oli proyek. (gresiksatu, editor:adit)

Baca:  Pemkab Gresik Hendak Kepras Dana Madrasah DPRD Gusar

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *