Home » Gresik » Politik Gresik » Giliran Kepala Puskesmas Gresik Jalan-jalan Ke Bangkok
Master tukang, tutorial pertukangan

Giliran Kepala Puskesmas Gresik Jalan-jalan Ke Bangkok

puskesmas gresikGiliran Kepala Puskesmas Gresik Jalan-jalan Ke Bangkok. Agaknya berbagai jajaran pepemrintahan Kabupaten Gresik dari pucuk pimpinan, DPRD Gresik, hingga jajaran instansi semacam puskesma sedang hoby jalan-jalan. Para kepala peskesma Gresik bedol desa berkunjung ke bangkok.

Aksi pelesir para kepala puskesmas Gresik yang didampingi kepala Dinas Kesehatan Gresik ini dikritik oleh anggota DPRD Gresik yang sebenarnya juga sama-sama hoby pelesir.

Hobi pelesir jajaran pemerintahan Gresik memang sudah membuat masyarakat gerah. Setelah belasan camat bedol desa mengunjungi Malaysia dan Singapura, lalu kepergian Bupati Gresik dan Jajarannya untuk Biding Asian Games.

Kegiatan yang memfasilitasi hoby tanpa akuntabilitas anggaran dan hasil yang signifikan tentu disayangkan oleh semua pihak. apalagi Puskesmas Gresik merupakan badan layanan sosial yang mengurusi kesehatan masyarakat.

Baca:  DPRD Gresik Protes Anggaran Stadion dan Aquatik

Soal biaya, Kepala Puskesmas Gresik menggunakan upah pungut (UP) maupun sisa anggaran makan dan minum (mamim) di Puskesmas dan Dinas Kesehatan. “Tidak ada agenda khusus ke Bangkok. Setiap tahun sudah rutin kepala Puskesmas untuk pergi di akhir tahun. Seperti tahun lalu, pergi ke Bali. Lalu, tahun sebelumnya rombongan ke Bandung,”ungkap salah satu kepala puskesmas yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Keberangkatan itu mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan. dari DPRD Gresik misalnya, mereka menyebut ada hal yang tidak masuk akal bila kepala Puskesmas Gresik bareng keluar negerinya. “Kalau ada kejadian luar biasa, siapa yang bertanggungjawab kalau kepala Puskesmas tidak ada ditempat. Karena Puskesmas berbeda dengan SKPD (satuan kerja perangkat daerah) yang lain,” kata Syaiful Kirom anggota Komisi D.

Pengakuan menarik justru dijlentrehkan oleh Wakil Ketua Komisi D DPRD Gresik, Santoso. Menurut anggota dewan dari F-HGB itu, Dinkes Gresik melalui salah satu oknum di Komisi D pernah melontarkan tawaran untuk bersama-sama rombongan kepala Puskesmas plesir akhir tahun ke luar negeri tersebut.

Baca:  Puskesmas di Gresik Raih Sertifikasi ISO 9001/2008

Bahkan, anggota keluarga Komisi D dipersilahkan turut serta dalam plesir ke luar negeri tersebut. Termasuk, seluruh biaya dan akomodasi akan ditanggung sepenuhnya oleh Dinkes Gresik.

“Tapi, (oknum yang disuruh Dinkes Gresik) tidak menjelaskan Negara tujuannya. Dalam rapat internal Komisi D, tawaran itu ditolak oleh mayoritas anggota,”urainya.

Dikatakan Santoso, bahwa, Dinkes Gresik mengajak Komisi D supaya plesir bersama kepala Puskesmas tidak menjadi polemic serta bulan-bulan media massa. Sebab, Komisi D sangat kritis terhadap mitra kerjanya.  “Kita dilibatkan supaya kepergiannya tidak menjadi sorotan dewan dan polemik di masyarakat apabila terendus wartawan,”tandasnya tentang pelesiran kepala Puskesmas Gresik.

(radargresik/gresiksatu, ed:anang)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *