Home » Gresik » Politik Gresik » Indonesia Gagal Tuan Rumah, Pejabat Gresik Hanya Pelesir
Master tukang, tutorial pertukangan

Indonesia Gagal Tuan Rumah, Pejabat Gresik Hanya Pelesir

Indonesia Gagal Tuan Rumah, Pejabat Gresik Hanya Pelesir. Rombongan pejabat Gresik yang berangkat ke Macau dengan alasan mengikuti biding Asian Game, nyatanya hanya pelesir belaka. Selain Indonesia gagal menjadi tuan rumah, Pejabat Gresik yang berangkat ke Macau juga bukan dari pejabat berwenang. Wajar jika banyak gunjingan miring yang menyatakan pejabat Gresik Hanya pelesir.

Salah satu Anggota DPRD Gresik menyatakan “Sebenarnya cukup bupati saja ke Macau ikut rombongan pemprov Jatim, kenapa harus bawa rombongan besar, fungsinya apa?,”. Berangkatnya rombongan pejabat Gresik mengakibatkan lumpuhnya aktifitas Pemkab Gresik. Bahkan DPRD Gresik juga batal melakukan rapat-rapat penting karena Pejabat Gresik yang mau diminta pertanggungjawabannya pergi.

Kepergian rombongan Pejabat Gresik terasa lebih sia-sia lagi karena Indonesia kalah dalam bidding ASIAN Games. Tuan rumah yang terpilih sebagai tempat diselenggarakannya ASIAN Games adalah Vietnam. Kenyataan ini tentu berdampak terhadap Gresik, karena Kabupaten Gresik juga mengajukan venue lokasi ASIAN Games termasuk dengan rencana mega Proyek GOR Bukit lengis.

Baca:  DPRD Gresik Berharap Mutasi Pejabat Transparan dan Profesional

Bahkan rencana pembangunan proyek GOR Gunung lengis bisa terancam, sebab alasan menjadi tuan rumah Asian Games digunakan oleh Sambari untuk memaksakan pembangunan GOR Gunung Lengis. Jika Gunung Lengis terancam terbengkalai ini tentu sangat disayangkan, apalagi biaya yang di keluarkan tidak sedikit, termasuk biaya pelesiran Pejabat Gresik ke Macau.

Ironisnya lagi, biaya pelesiran para pejabat Gresik ditanggung kas masing-masing dinas, sebab tidak masuk mata anggaran APBD Gresik. Informasi yang diterima keberangkatan rombongan itu didanai melalui internal instansi masingmasing. “Rata-rata, tiap dinas menggunakan uang kas internal
yang ada di instansi masing-masing. Tapi ada juga yang menggunakan sumber lain,” ujar salah satu pejabat di lingkungan Pemkab kemarin.

Baca:  DPRD Gresik Bancakan Tunjangan Perumahan Tanpa Payung Hukum

Sejak Selasa lalu (6/11), Bupati Sambari Halim Radianto ikut rombongan pemerintah berangkat ke Makau terkait agenda pengajuan diri (bidding) menjadi tuan rumah Asian Games 2019. Namun, akhirnya agenda itu memicu kontroversi. Gara-garanya adalah banyaknya pejabat dinas di Pemkab yang ngintil ikut ke Makau. Setidaknyaadasekitar30 orang yang ikut dalam rombongan menujuMakau. (rdrgrsk/gresik.co/ad/toms/abah)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *