Home » Gresik » Polres Gresik Membagikan 1000 Gembok Untuk Pengendara Motor
Master tukang, tutorial pertukangan

Polres Gresik Membagikan 1000 Gembok Untuk Pengendara Motor

Untuk mengantisipasi meningkatkanya pencurian kendaraan bermotor, Satuan Reskrim Polres Gresik membagikan 1.000 kunci gembok kepada pengendara sepeda motor. Pembagian itu dilaksanakan bersama komunitas otomotif Kota Gresik di sejumlah titik jalur protokol, Sabtu (26/5) pagi.

Wilayah yang menjadi sasaran pembagian kunci gembok masing-masing Simpang Lima Sukorame, Jl Gubernur Soeryo di areal parkir sebuah pusat perbelanjaan serta di Jl Basuki Rachmad. Selanjutnya polisi berencana akan menggelar kegiatan serupa dengan sasaran pusat keramaian dan parkiran pusat perbelanjaan.

Kegiatan pembagian kunci gembok secara cuma-cuma sempat menimbulkan keraguan bagi pengendara yang menerimanya. Sebab, sebagian besar para pengendara mengira kendaraan mereka dihentikan polisi karena ada razia atau penertiban. Namun setelah didatangi polisi wanita dan anggota reskrim berpakaian sipil, mereka baru paham jika ada pembagian gembok.

“Saya kira ada operasi surat-surat kendaraan bu polwan. Kalau dikasih kunci gembok saya mau. Kalau boleh saya minta dua, satunya untuk sepeda motor anak saya,” kata Khusaini, warga Jl Harun Tohir, usai menerima kunci gembok dari Bripda Adelia Monica. Pengendara lain juga tidak kalah gesitnya menghampiri polwan-polwan cantik yang berdiri di pinggir jalan. Mereka tidak sungkan untuk meminta, supaya para polisi memberinya
2 buah gembok.

Baca:  Masjid Bintang Polres Gresik Memukau Polda Jatim

“Bu Dian, saya minta untuk anak saya. Yang ini untuk sepeda motor suami saya,” celetuk Ny Kartini menggoda Briptu Masyita Dian Sigit. Kasatreskrim Polres Gresik AKP Nur Hidayat yang memimpin kegiatan menjelaskan, tujuan pembagian gembok untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana pencurian sepeda motor. Menurut Hidayat, gembok merupakan cara efektif, namun murah dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan pencurian sepeda motor. “Karena harganya kan cuma Rp 10 ribu saja kalau beli,”ucapnya.

Hidayat menolak jika dikatakan pembagian gembok gratis itu juga disebabkan karena banyaknya kasus pencurian sepeda motor yang ada di Gresik. Sebab, menurut Hidayat, kasus pencurian sepeda motor yang ada di Gresik terbilang relatif lebih kecil. Itu jika dibandingkan dengan kota-kota
lain yang ada di Jawa Timur.

AKP Nur Hidayat memaparkan, kasus pencurian sepeda motor di Gresik hanyalah 10-15 persen saja per bulannya.”Itu dari total 3 juta sepeda motor yang ada di Gresik,” bebernya.
Dari jumlah 10 hingga 15 persen kasus pencurian sepeda motor di Gresik yang telah disebutkan Hidayat tersebut, sebanyak 30 persen dari kasus tersebut dapat diungkap oleh Sat Reskrim Polres Gresik. (jan/ris) dikutip dari RadarGresik

Baca:  Transisi Karung Pupuk Butuh Waktu 3 Bulan

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *