Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Semburan Lumpur Gresik Mengandung Gas Berbahaya
Master tukang, tutorial pertukangan

Semburan Lumpur Gresik Mengandung Gas Berbahaya

Semburan lumpur Gresik di areal sawah tembak, Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur Rabu (14/11/2012) mengandung gas metan. Itu berdasar hasil penelitian sementara dengan menggunakan gas detector untuk melihat low explosive limit atau batas terendah yang bisa menimbulkan ledakan..

Production Technician, Mashari dari Join Operating Body Pertamina Petrochina East Java menuturkan karakter gas metan mudah terbakar. Bila akumulasi besar ada ada sumber api dan angin bisa terjadi eksplosif (ledakan). Dia menyatakan sebaiknya areal semburan diamankan dan tertutup bagi warga dengan radius 50 meter. “Kandungan gas bila terkena angin diperkirakan konsentrasi bisa terurai atau pecah dari radius itu,” kata Mashari.

Pihaknya membawa sampel luberan minyak mentah dari lumpur Gresik. Dilihat secara fisik tinggi semburan jauh menurun dibanding sehari sebelumnya mencapai 10 meter kini tinggal 1-2 meter. Namun luberan terus mengalir hingga melewati batas sesek (anyaman bambu) yang dipasang. “Untung tanah waduk yang dimanfaatkan untuk sawah tambak sedang merekah jadi langsung menyerap aliran luberan luberan,” kata Mashari.

Baca:  Pengangguran Usia Produktif di Gresik Bertambah 50 Ribu Tiap Tahun

Semburan Lumpur Gresik Mengecil

Meskipun mengecil, semburan lumpur Gresik bercampur gas dan lantung (minyak mentah) di areal sawah tambak Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, masih belum bisa diprediksi kapan berhenti. Suara gemuruh masih terdengar dari pusat semburan persis di bawah pohon ngembo.

Hasil penelitian terhadap kandungan semburan lumpur Gresik  itu baru akan diketahui paling cepat tiga hari mendatang. Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Tugas Husni Syarwanto, Rabu (14/11/2012), menyatakan, pihaknya telah mengambil sampel dari luberan semburan untuk diteliti di laboratorium.

Meskipun terlihat lantung dan ada bau gas menyengat, jenis dan komposisinya harus menunggu hasil pemeriksaaan laboratorium. “Tekanannya cukup kuat dan aktif di titik semburan,” ujar Tugas.¬† Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik juga menerjunkan tim untuk memantau perkembangan semburan lumpur. Jika semburan membesar dan dinilai membahayakan warga maka akan disiapkan upaya pengamanan.

Kepala BPBD Gresik, Hari Sucipto, menyatakan, Dinas Pekerjaan Umum mengantisipasi dengan menyiapkan alat berat untuk penanggulan jika ada potensi membesarnya lumpur Gresik.

Baca:  Awas..!, Lahan Proyek Pemkab Gresik Dikuasai Spekulan

“Kami berharap semburan segera tertangani. Kalaupun harus ditanggul, tentu tanggulnya berbeda dengan tanggul lumpur Lapindo di Sidoarjo. Semburan di sini relatif kecil,” ujar Hari.

Warga penasaranLumpur Gresik

Sementara itu, warga Gresik khususnya dari Kecamatan Cerme, Benjeng, dan Balongpanggang yang melintasi Jalan Raya Metatu masih ingin tahu semburan lumpur yang terjadi sejak Selasa malam. Lokasi semburan menjadi tontonan dan arena wisata dadakan.

Polisi siaga mengatur lalu lintas agar tidak macet dan mengimbau warga agar tidak mendekat pada radius 50 meter dari pusat semburan, tidak merokok atau menyalakan api. Garis polisi dan anyaman bambu (sesek) dipasang sejak pagi agar warga tidak mendekati pusat semburan.

Baca:  Fasilitas CNG Gresik Akan Kurangi Krisis Listrik Bawean dan Indonesia Timur

Ada gelembung lain di Lumpur Gresik

Selain di pusat semburan di areal sawah tambak, selama ini juga ada gelembung (bubble) lantung di permukiman warga di Metatu, yang menyebutnya lantung.

Di belakang rumah Imron (47), misalnya, juga ada gelembung yang mengandung lantung dengan kedalaman 3 meter yang diberi dinding mirip sumur. Lantungnya (minyak mentah) biasanya dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak. Caranya, kayu dicelupkan ke lantung, nyala apinya cepat dan bisa tahan lama.

“Bahkan lantung juga ada yang memakai sebagai campuran bahan bakar solar untuk kendaraan,” kata Imron. (kmps/gresik)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *