Home » Gresik » Warga Cerme Gresik Menjadi “Suami Simpanan” Anggota DPRD Jatim
Master tukang, tutorial pertukangan

Warga Cerme Gresik Menjadi “Suami Simpanan” Anggota DPRD Jatim

poliandri dprd jatimJika ada Anggota DPRD Laki-laki yang mempunyai istri simpanan, mungkin sudah lumrah, bahkan bupati Garut juga hebah dengan berita yang sama. Akan tetapi, jika ada perempuan apalagi seorang figur politisi anggota DPRD Jatim yang mempunyai dua suami ini tentu cukup mengagetkan.

Ini terjadi pada anggota DPRD Jawa Timur fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Luluk Mauludiyah menikah dengan dua laki-laki terkuak, setelah Teguh Digdayanto (48) suami kedua Luluk, berbicara secara ‘blak-blakan’ di rumahnya, Jl Airlangga, Cerme Kidul, Kabupaten Gresik,  Sabtu malam (08/12/2012).

“Memang saya adalah suami keduanya. Yang pernah diberitakan oleh media bulan Nopember sampai Desember tahun lalu itu benar adanya,” kata Teguh, sembari menunjukkan bukti-bukti bahwa selama ini memang dia berumah tangga dengan istri mantan Wakil Walikota Pasuruan, Pudjo Basuki itu.

Bukti bukti yang sangat mendasar bahwa dirinya juga menikah secara siri dengan luluk adalah, perceraian bulan lalu. “Tanggal 8 Nopember bulan lalu Ibu Luluk saya cerai. Dia saya kembalikan secara baik-baik kepada suami pertamanya. Kami bertiga bertemu di Pasuruan,” ungkap pria yang berprofesi sebagai kontraktor ini.

Baca:  Cara Dapatkan Layanan Mobil Ambulance Gratis Di Gresik

Menurut dia, proses percerain enam mata tersebut bisa ia lakukan sebab dulu ia bisa menikah dengan Luluk Mauludiyah juga karena disetujui oleh suami pertamanya. “Saya dulu bisa menikahi dia karena suaminya merestui. Dan memang saat itu saya yang meminta langsung kepada suami pertamanya. Saat saya bilang, Mas saya mau menikahi Luluk, ketika itu Mas Pudjo bilang nggak apa-apa Dik,” ucap Teguh menirukan kata Pujo.

Karena mendapat restu, tanggal 8 Mei 2009, Teguh dan Luluk mengikrarkan janji pernikahan mereka di Hotel Sahid, Surabaya. Lalu esok harinya, keduanya menikah siri di Solo, Jawa Tengah.

Dikatakan Teguh, pernikahan dilakukan di Solo karena Luluk tidak mau prosesi akhad nikah di langsungkan di wilayah Jatim. “Saat itu dia khawatir di ketahui teman-temanya. Apalagi saat itu menjelang pelantikan dia sebagai anggota DPRD Jatim,” terang dia rinci.

Baca:  Lomba Mewarnai Miniatur Zak Semen Gresik

“Pelantikannya sebagai anggota dewan pun saya yang antar, bukan suami pertamanya. Kami berangkat ke gedung DPRD Jatim dari rumah kost Jl Nias nomor 12, Surabaya. Setelah menikah kami berdua tinggal di situ,” tambah Teguh sambil merangkul Brahmana (11) anak kandungnya. ”Oleh anak saya ini, Luluk selalu dipanggil Bunda,” sambungnya.

Kasus poliandri Luluk Mauludiyah ini pernah mencuat pada pertangahan Nopember 2011 lalu. Saat itu, para kader muda PDIP Kota Pasuruan bersama perwakilan masyarakat mendatangi DPRD Propinsi Jawa Timur, Rabu (16/11/2012) menuntut Luluk dipecat dari keanggotaan DPRD dari fraksi PDIP.

Alasannya, mereka merasa malu mempunyai wakil rakyat yang bertindak melawan hukum negara dan hukum Islam. Luluk dituding telah menikah lagi meskipun masih mempunyai suami yang sah.

Baca:  Perbaikan Jalur Gresik - Lamongan Terus Di Kebut

Numun saat itu, ketiganya, Luluk, Pudjo dan Teguh memabantah. Bahkan saat DPD PDIP dan DPRD Jatim memproses kasus ini, pada 19 Nopember 2011, mereka berani membuat surat peryataan tidak ada hubungan apapun antara Luluk dengan Teguh. Skandal ini pun akhirnya meredah, Luluk pun batal di pecat dari anggota dewan dan keanggotaan partai.

Kembali kepada wawancara dengan Teguh Digdayanto. Disinggung soal pemicu percerain, pria yang sempat mengadopsi dua orang bayi laki-laki saat berumah tangga dengan Luluk ini mengakui, bahwa memang terjadi konflik. Kata dia, konflik yang berbuntut peceraian itu muncul karena ada orang ke empat. (LI.com)

Kata Pencarian:

menjadi suami simpanan (2),bokep cewek simpanan anggota dewan (1),bokep wanita simpanan jatim (1),ibu gresik cari simpanan (1),ibu pejabat gresik cari simpanan (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *