Home » Gresik » Warga Ujung Pangkah Gresik Protes Oveload Lahan Makam
Master tukang, tutorial pertukangan

Warga Ujung Pangkah Gresik Protes Oveload Lahan Makam

Berita Gresiik

Ujung Pangkah – Persoalan makam masih menjadi persoalan klasik karena sempitnya lahan. situasi seperti ini memicu Puluhan warga Desa Banyu Urip, Kecamatan Ujung Pangkah Gresik melakukan aksi turun jalan memprotes overload-nya pemakaman umum di desanya.

Aksi dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga karena selama ini tempat pemakaman umum di desanya sudah overload (penuh).

“Kalau sampai tuntutan kami tidak segera direspon. Bisa jadi warga yang meninggal tidak kubur melainkan dibakar karena tidak ada tanah lagi,” kata Abdul Mujib, korlap aksi, Jumat (13/07/2012).

Menurut Mujib, saat ini tempat pemakaman umum di desanya ada dua yakni, di Dusun Bondot seluas 6000 m2, dan 9000 m2. Tapi, semuanya itu sudah penuh. Padahal, ada tanah kas desa (TKD) yang sampai sekarang masih dikuasai mantan anak kepala desa.

Baca:  Kapolsek Kebomas Gresik dan Penyidik Diperiksa Propam

“Warga minta agar tanah TKD tersebut dijadikan tempat pemakaman umum,” tegasnya.

Sementara itu, menyikapi aksi warga ini. Kepala Desa Banyu Urip Millatul Masfufah menuturkan, kami mendukung agar TKD segera difungsikan untuk tempat pemakaman umum.

“Kami mendukung fungsi TKD dijadikan tempat pemakaman umum mengingat pemakaman umum di dua dusun sudah penuh,” tuturnya.

Ia menambahkan, alasan TKD difungsikan karena warganya keberatan jika orang meninggal dikubur dengan cara ditumpuk-tumpuk.

“Dulu sebelum saya jadi Kades program awalnya fokus pada perluasan tempat pemakaman umum. Sebab, sekarang ini data penduduk sesuai KK ada 1500. Sedangkan warganya berjumlah 6000 orang,” ungkapnya.*hidayat Lensa Indonesia

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *