Peristiwa

Gudang Narkoba di GKB Beserta Bandarnya Diciduk BNN Gresik

Gudang Narkoba di GKB Beserta Bandarnya di Ciduk BNN Gresik. Perumahan elit di daerah GKB Gresik ternyata cukup rawan menjadi daerah peredaran narkoba. Seperti Kemarin, Warga Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Jl Blitar I, Nomor 12, Desa Yosowilangun, Kecamatan Kebomas, geger akibat penggerebekan Badan Narkotika Nasional (BNN) karena diduga menjadi gudang penyimpanan narkoba yang diedarkan di wilayah Gresik, Sabtu (27/4/2013).

Penggerebekan tersebut berhasil mengamankan Nita Ariani Sarani Wibowo (23) dan DP (16), yang diduga sebagai tersangka. Penggerebekan tersebut berawal dari penangkapan Iwan Hadi Setiawan (32), warga Jl Manukan Ranu 21I, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Surabaya, Jumat (26/4/2013), saat akan menyelundupkan sabu-sabu (SS) seberat 672 gram dengan tas jinjing di Terminal Bandara Juanda.

Baca:  Gadis Kafe Menjadi Kurir Sabu di Gresik

Kepala Seksi (Kasi) Pemberantasan BNN Kabupaten Gresik, Zainuri, mengatakan, BNNK Gresik hanya membantu pengerebekan jaringan narkoba di wilayah Gresik. “Penggerebekan ini hasil pengembangan BNNP Jatim. Kami hanya membantu BNNP Jatim yang menggerebek tempat penyimpanan SS,” kata Zainuri.

Penangkapan Tersangka Nita Ariani Sarani Wibowo (23) Warga Jl. Blitar I No. 12 Desa Yosowilangon Kecamatan Manyar, sebenarnya tidak disangka oleh tetangganya. Sebab, petugas dari BNN Propinsi Jatim dan BNN Kabupaten Gresik tidak berseragam. Tetapi berpakaian preman. Termasuk, mobil petugas tidak plat merah.

Namun, ketika wartawan dari berbagai media datang melakukan peliputan, baru tetangganya penasaran. Ketika mendengar anak tetangganya menjadi anggota jaringan narkoba kelas kakap, menggagetkan tetangga disekitarnya. Sebab, alumnus SMAN 1 Manyar tersebut jarang bergaul dilingkungan. Apalagi, setelah kuliah dan tinggal di Surabaya.

Baca:  Polres Gresik Amankan 212 Botol Miras di Warung Pangku

“Kalau ibunya, sering bergaul dengan tetangga. Nita (Ariani Sarani Wibowo) lebih sering tinggal di Surabaya meskipun sejak lama tinggal disini,”tutur salah satu tetanganya yang tak mau namanya disebutkan. Ketika pulang ke rumah orang tuanya di Jl. Blitar I No.12 GKB, Nita jarang kelur rumah. Bahkan, sering pergi lagi dijemput mobil.

“Kalau pulang, sering naik taksi. Lalu, keluar lagi dijemput mobil gonta-ganti,”imbuhnya. Tetangganya juga tidak mengetahui pasti pekerjaan yang dijalani oleh Nita Ariani Sarani Wibowo. Dan, mereka tak curiga karena ayahnya merupakan pensiunan yang bekerja di pelabuhan. Sedangkan ibunya masih aktif bekerja di salah satu anak perusahaan BUMN.

Baca:  Bentrok Sumurber Terjadi Saat Eksekusi Lahan

Nita Ariani Sarani Wibowo merupakan anak pertama dari 3 bersaudara yang semuanya perempuan. Tetangganya juga tidak mengetahui secara pasti kuliah di perguruan tinggi (PT) mana. “Katanya, DO (drup out) dari kuliahnya di Surabaya,”tutur tetangga lainnya. Sementara itu, Effendi selaku Ketua RT setempat enggan menjelaskan terkait salah satu warganya tersebut, “Yang jelas, memang warga sini dan sudah lama tinggal disini,”pungkasnya. (surya/gresiksatu)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman