Uncategorized

Gudang PT. Semen Indonesia Disegel Warga

gudang semen indonesia disegel
foto:seputartuban.com

Gudang PT. Semen Indonesia Disegel Warga. Ratusan warga Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban melakukan aksi unjuk rasa di lokasi gudang trash batu kapur clay milik PT. Semen Indonesia (PT. SI), di desa setempat, Senin (09/09/2013).

Kemarahan warga dilampiaskan dengan melakukan penyegelan. Dengan menggunakan tali plastik yang diliitkan pada kedua pintu gudang. Hal ini puncak kekesalah warga karena debu beterbangan akibat proses dari pengiriman trash batu kapur clay (Stokpel) dari pelabuhan PT. Semen Indonesia menuju gudang tras desa setempat.

Dalam proses pengiriman tersebut, pihak perusahaan menggunakan Conveyor untuk pengangkutannya. Namun saat trash berada di gudang, menimbulkan kepulan debu yang meresahkan warga. Selain mengganggu pernafasan dan mempengaruhi tanaman warga berkurang hasilnya. Karena debu yang menempel pada serbuk sari dan mempengaruhi proses pambuahan.

Baca:  Semen Indonesia Dominasi Pasar Bali, Semen Gresik Sumbang 30%

Warga juga meminta agar lampu dari kegiatan Stokpel (proses penimbunan trash) dengan cahaya tinggi agar tidak diarahkan ke lokasi pertanian. Hal ini diduga menghambat proses pertumbuhan tanaman dan mengakibatkan tanaman mengkerut.

Koordinator aksi, Abdul Rokhim (42) warga setempat saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan bahwa pihaknya meminta agar PT. SI memperbaiki infrastruktur di gudang trash itu. Sehingga tidak ada lagi debu liar.

Juga meminta agar menempatkan Satpam atau memasang portal di sebelah utara timbangan untuk mengatur antrian. Dikarenakan pada jam tertentu, antrian sangat mengganggu aktifitas warga atau petani yang menyeberang jalan.

Apabila tuntutan tersebut ini tidak ditanggapi, maka warga tetap akan menyegel gudang PT. SI. Karena dalam pembuatan Stokpel juga belum melakukan sosialisasi dan antisipasi kerusakan lingkungan. “Hasil dari hearing tadi, sebebum ada keputusan dari pihak PT. SI, gudang akan tetap disegel. Sementara warga menunggu keputusan, perusahaan akan memperbaiki infrastruktur,” katanya.

Baca:  Semen Indonesia Raih ASEAN Energy Management Awards

Aksi ini sempat memanas, karena perusahaan menolak tuntutan warga. Puncaknya warga meminta agar gudang dipindahkan atau batu bara yang ada di gudang tersebut di pindah lebih ke selatan. “Saat ini tidak dilakukan sampai infrastuktur di benahi. Batubara akan dialihkan keselatan, ” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bina Lingkungan Tuban, PT. Semen Indonesia, Suntoro, saat dikonfirmasi dengan tegas mengatakan pihaknya belum bisa memberikan jawaban atas tuntutan warga. Karena gudang dan Stokpel bukan langsung ditangani perusahaannya. Namun ditangani oleh vendor dari PT. Surya Inti Gemilang (SIG).

Ditanya adanya debu yang mengakibatkan pencemaran udara, pihaknya akan memeriksa bersama warga. “Kita tidak bisa mendatangkan PT. SIG, karena kita sudah vendorkan dan kontrak kerja. Kami juga tidak bisa memindahkan gudang trash, karena sudah kontrak kerja dengan pihak ke 3. Kalau mengeluhkan debu, kenapa harus lokasinya yang dipindah. Lebih mudah memikirkan debu dari pada memindahkan lokasi.” tegasnya. (han/Seputar Tuban)

Baca:  PKB Jatim Ajukan Abdul Halim Maju Pilgub Jatim 2013

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman