Uncategorized

Harga BBM Naik, Kompensasi Diharapkan Tepat Sasaran

Harga BBM Naik, Kompensasi Diharapkan Tepat Sasaran. Pemerintah akhirnya mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), pukul 22.00 WIB. Rinciannya, harga bensin naik dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 per liter dan harga solar naik dari Rp 4.500 menjadi Rp 5.500 per liter.

Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik yang didampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Hatta Rajasadan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas di kantor Menko Perekonomian, Jl Lapangan Banteng, Jakarta.

“Harga tersebut berlaku serentak di wilayah seluruh Republik Indonesia berlaku mulai tanggal 22 Juni 2013, pukul 00.00 WIB. Demikian untuk diketahui dan dilaksanakan,” ujar Jero Wacik membacakan Peraturan Menteri ESDM Nomor 07 PM/12MEM/ 2013 tentang penyesuai harga jual eceran BBM bersubsidi sesuai ketentuan pasal 4, 5, 6, dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15/2012 tentang harga jual eceran BBM dan konsumen, harga minyak tertentu.

Baca:  Dua Pejabat Gresik Terindikasi Pengguna Narkoba

Sebelum pengumuman kenaikan harga itu, MenteriKoordinator (Menko) Bidang Perekonomian Hatta Rajasa terlebih dahulu memberikan prolog mengenai alasan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Yakni untuk menyelamatkan perekonomian sejalan dengan APBN-P 2013 yang telah menjadi Undang-Undang No 15 Tahun 2013.

“Penyesuaian harga BBM ini, akan menimbulkan inflasi terhadap daya beli masyarakat berdaya beli rendah. Ini pilihan yang amat sulit dan alternatif terakhir,” ujar Hatta.

Oleh karena itu, lanjutnya, penyesuaian harga BBM ini harus disertai program percepatan, perluasan dan perlindungan sosial dan program khusus
lainnya. “Ini agar bisa melindungi masyarakat yang kena dampak tersebut,” katanya.

Konsekuensi dari kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi, pemerintah akan membagi kompensasi untuk rakyat miskin. Selain bantuan langsung
sementara masyarakat (BLSM), ada juga dana bantuan untuk 11.750 desa.

Baca:  Pilkada Gresik 2015, Khusnul Huluq dan Qosim Diminta Mundur dari PNS

“Anggaran untuk infrastruktur dasar adalah Rp 7,25 triliun yang akan diberi kepada 11.750 desa atau kelurahan dengan anggaran Rp 250 juta per desa per kelurahan. Ada juga pembangunan infrastruktur air terutama irigasi kecil atau infrastruktur air,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana saat jumpa pers kenaikan harga BBM subsidi di kantor Menko Perekonomian, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (21/6).

Pemerintah juga menyiapkan program beasiswa miskin untuk 16,6 juta siswa, mencakup bea siswa miskin. Besarannya untuk siswa SD sederajat Rp 450 ribu/tahun, untuk SMP sederajat Rp 750 ribu/tahun, untuk SMK Rp 1 juta/tahun. Lalu ada juga tambahan jatah beras miskin (raskin) Rp 4,3 triliun, dan juga program keluarga harapan Rp 700 miliar.

Baca:  Nilai Jeblog Disanksi Telor

Untuk BLSM jumlahnya Rp 9,3 triliun yang akan dibagi kepada 15,5 juta keluarga miskin dengan nilai Rp 150 ribu per bulan selama 4 bulan. Nantinya program-progran kompensasi akan dibagi dengan kartu jaminan sosial. (radarsby.com)

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman