Home » Uncategorized » Heboh Tarian Porno di Sutos Surabaya Diminati Pengunjung
tarian porno
ilustrasi:tarian erotis

Heboh Tarian Porno di Sutos Surabaya Diminati Pengunjung

tarian porno
ilustrasi:tarian erotis

Heboh Tarian Porno di Sutos Surabaya Diminati Pengunjung. Tempat hiburan malam di Surabaya semnakin ketat dalam persaingan. Salah satunya Foreplay yang berlokasi di Surabaya Town Square (Sutos), Minggu (01/09) dinihari. Tarian erotis yang dilakukan dua sexy dancer ini benar-benar mengundang birahi dan berbau porno aksi.

Untuk menyamarkan tarian porno ini, pengelola Foreplay membungkas acara ini dengan tema “glow in the dark”. Di saat pengunjung sudah mabuk setelah pesta minuman keras (miras), dua sexy dancer muncul di panggung. Awalnya, dua penari ini mengenakan kostum tertutup, tapi sangat ketat hingga lekuk si penari terlihat jelas. Kostum warna putih itu dimodifikasi dengan sayap menyala hijau.

Tarian yang ditampilkan mendapat sambutan meriah para pengunjung. Kedua penari tampil apik, apalagi muncul sinar lampu blink-blink dalam baju terpancar dengan indah. Ternyata ini baru pemanasan.Tak lama kemudian, dua penari seksi ini turun panggung dan ganti kostum. Begitu muncul lagi di panggung, mata pengunjung terbelalak. Pasalnya, dua wanita ini mengenakan baju yang lebih seksi dan minim. Bahkan, (maaf) celana dalam (CD) si penari sampai kelihatan.

Tarian yang dibawakan memang cukup akrobatik, tapi berbau porno aksi. Selain tampil dengan baju yang seksi, dua penari ini juga melakukan gerakan-gerakan erotis, seperti mengangkang dan menunjukkan keseksian tubuhnya. Bahkan, aksinya itu tak hanya dilakukan di atas panggung, tapi si dancer juga melakukan aksi erotisnya di atas sangkar yang merupakan tempat khusus di Foreplay untuk melakukan dance.

Baca:  Info Cara Mendaftar SNMPTN 2013

Keseksian semakin terlihat ketika berada di atas sangkar, karena tempatnya berada di tengah kerumunan para pengunjung. Informasinya, dua penari ini sudah sering dikontrak oleh pengelola Foreplay. “Mereka dari Surabaya saja, bukan dari Jakarta seperti dibilang orang-orang,” ujar salah seorang pengunjung.

Meski begitu, antusias pengunjung cukup tinggi. Buktinya, semua meja terisi penuh oleh pengunjung. “Tiap tahun Foreplay Surabaya memang menggelar acara serupa, yakni party trip dari Spinach Record dan tahun ini menjadi tahun keenam,” lanjutnya.

Informasi lain menyebutkan, sexy dancer ini tidak bekerja sendiri. Tapi ada penyalurnya. “Kalau artis itu ada manajernya. Kalau sexy dancer menyebutnya mami atau papi. Dia ini yang membayar. Sedang mami atau papinya dapat honor dari pengelola hiburan yang mengontraknya,” ungkap sumber ini.

Selain tarian erotis, Foreplay juga mendatangkan DJ luar negeri, yakni DJ Choco Romero, salah satu DJ legendaris dari New York. Selain itu juga diramaikan dengan kedatangan DJ Patricia dan Bone.

Meski menampilkan tarian erotis dan berbau porno aksi, belum ada tindakan hukum atas penyelenggaran acara tersebut. Padahal, saat ini sudah diberlakukan UU No 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan Pornoaksi. Kasus sama di tempat hiburan lain pernah ditangani Polrestabes Surabaya tahun 2008. Saat itu, Polrestabes masih menjadi Polwiltabes Surabaya.

Baca:  Produk Unggulan UKM Jatim Naik 10 Persen

Kala itu, polisi menangkap dua penari di tempat hiburan malam Jl Tidar Surabaya. Kepada penyidik saat itu, penari asal Jakarta itu mengaku baru dua minggu tampil di depan pengunjung diskotek itu. Mereka dikontrak selama sebulan dan dibayar Rp 100 ribu untuk tampil selama 45 menit di ruang VIP. Sedangkan tampil di hall, mereka mendapat upah Rp 75 ribu untuk tampil selama 15 menit.

Namun, mereka bisa mendapat uang lebih dari para tamu. Untuk di ruang VIP, tarif mereka hingga Rp 650 ribu. Namun, kebanyakan mereka kerap mendapat tips dari setiap tamu berkisar Rp 50 ribu-Rp 100 ribu, demi menikmati liukan tubuh gadis ini. Atas aksi erotisnya itu, dua penari itu ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 281 KUHP tentang kejahatan asusila.

Sementara itu, Adrie dari manajemen Foreplay mengatakan, hampir tiap minggu pihaknya mengadakan acara baru dan memukau para pengunjungnya. Salah satunya, menampilkan tarian glow in the dark. “Temanya ini memang glow in the dark karena memang acara ini merupaka rangkaian trip dari label DJ di Jakarta, yakni Spinach Record,” kata Adrie menjelaskan.

Acara ini, lanjutnya, rangkaian party trip yang singgah di Foreplay yang sebelumnya digelar di Bali. “Kami rencananya juga akan mendatangkan artis ibu kota lainnya untuk kembali memeriahkan kota Surabaya pada September ini,” jelas Adrie.

Baca:  Singapore Airlines Tingkatkan Frekuensi Penerbangan Tiga Kota

Tarian Porno, Manajemen Sutos lepas Tangan

Adanya tarian erotis di Foreplay, tak membuat manajemen Surabaya Town Square (Sutos) risau. Padahal, tempat dugem itu merupakan tenant di sana. “Kami tidak bertanggungjawab dengan segala risiko terhadap acara mereka,” kata Catherin, Kepala Departemen Promosi Sutos, kemarin.

Ia menjelaskan setiap tenant yang akan menempati atau menyewa tempat di Sutos, terlebih dahulu melakukan perjanjian secara tertulis dengan Sutos. Dengan prosedur yang sudah diatur Sutos juga. Mulai luas tenant, jenis tenant dan konten yang akan disajikan oleh tenant, berikut jam operasionalnya. Pihak Sutos akan meminta arsip kelengkapan ijin sebuah tenant sebelum melakukan perjanjian.

“Kelengkapan ijin tersebut harus sesuai dengan Perda maupun peraturan – peraturan yang berlaku. Jika tidak ada kelangakapan ijin resmi, pasti kami akan menolak tenant tersebut”, papar Catherin. (surabayapagi.com)

Kata Pencarian:

bokep penari (4),penari discotic telanjang (3),bokep tari bugil hot d tmpt dugeum (2),penari discotik telanjang (2),bokep tarian bugil (2),klub malam surabaya tari bugil hot (2),bokep artis vigil di panggung (1),bokep parti di diskotikvtari bugil (1),Bokep khusus dugem (1),bokep diskotik telanjang com (1),bokep diskotik luar jawa (1),bokep diskotik luar (1),bokeo penari erotis dipanggung (1),bokep denser (1),bokep Booking penari club malam (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *