Home » Gresik » Ekonomi Gresik » ibu-ibu Desa Kedanyang Gresik Belajar Olahan Bandeng

ibu-ibu Desa Kedanyang Gresik Belajar Olahan Bandeng

Ibu-ibu di Kedanyang Gresik belajar Olahan Bandeng. Upaya pemkab gresik untuk memberdayakan UMKM terus dilakukan. Salah satunya mengoptimalkan bandeng menjadi olahan yang lebih bernilai. Selain Kabupaten Sidoarjo, Gresik juga dikenal sebagai penghasil komoditas ikan bandeng di Jawa Timur.

Untuk itu, pihak pemda Gresik terus menggali potensi tersebut. Tidak sekedar dijual mentah, namun juga membekali para warga agar dapat mengolah ikan bandeng menjadi olahan makanan yang memiliki daya saing.

Pembekalan tersebut dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menegah (UKM), Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, kepada para warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik, yang memang ‘dikaruniai’ area pertambakan bandeng yang cukup melimpah.

“Bekerjasama dengan PT Laras Food dan UISI (Universitas International Semen Indonesia), kami mencoba memberikan pembekalan kepada para ibu-ibu di Desa Kedanyang, mulai dari pengolahan, pemahaman industri dari yang paling dasar sampai tingkat pemasaran,” tutur Kepala Bidang Perindustrian Diskoperindag Gresik Ilmul Yaqien, Rabu (14/9/2016).

Baca:  Serikat Pekerja Kahutindo Gresik Demo PT Gloster Furniture

Bertempat di Balai Desa Kedanyang, para ibu-ibu rumah tangga tersebut diberikan pembekalan membuat rolade, abon, ekado, dan juga tempura, yang semuanya memakai bahan utama dari olahan ikan bandeng.

“Dipilihnya bahan bandeng, juga atas permintaan warga setempat. Karena selama ini, produksi bandeng di Desa Kedanyang sangat melimpah. Dampaknya, saat musim panen bandeng, banyak ikan yang berukuran kecil terpaksa dijual murah oleh warga,” jelasnya.

Di Gresik sendiri, Desa Kedanyang termasuk dalam salah satu desa penghasil ikan bandeng terbesar.

Luas areal tambak bandeng di Desa Kedanyang saat ini sebesar 256,36 hektar, dengan produksi sebanyak 1,5 ton per hektar.

“Kami mencoba memberikan pengetahuan serta pemahaman kepada para warga, supaya bisa membuat olahan makanan ini agar lebih memberikan nilai ekonomis,” beber Ilmul.

Baca:  Pembangunan Tahap I Pelabuhan Manyar Gresik Dianggarkan 7 Triliun

Program pembekalan disambut antusias oleh warga setempat, yang memang ingin memulai membuat industri kecil baru dari olahan ikan bandeng, termasuk bagaimana pemasaran serta ijinnya bila usaha tersebut mulai dirintis.

“Kami siap mendampingi sampai warga bisa. Untuk produksi, kemasan, dan pemasaran, kami akan siap membina. Kami juga setiap bulan ada agenda pameran, yang nanti kalau para warga sudah aktif berproduksi, maka akan kami ikutkan dalam pameran,” tegasnya.

Diskoperindag Gresik berharap, dalam beberapa waktu ke depan, Desa Kedanyang bisa menjadi sentra home industri baru yang mempunyai ciri khas olahan ikan bandeng. Tidak hanya dikenal di tingkat lokal, namun nasional dan juga ekspor.

Baca:  Polisi Amankan Mc Donald Gresik dan CFC

“Ternyata olahan rolade dari bahan ikan bandeng ini cukup enak rasanya. Saya pun sudah tahu caranya, dan akan coba mempraktekkannya lagi di rumah. Dengan rasanya yang nikmat dan lezat, saya optimistis produk ini akan laku di pasaran,” tutur Sriwahyuni (49), salah satu warga Desa Kedanyang yang mengikuti pelatihan.

Sumber: Kompas.com

Kata Pencarian:

desa kedanyang gresik (1),kedanyang mesum (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *