Uncategorized

Industri Ikan Tangkap Jatim Berinovasi dalam Kualitas Produk

Industri Ikan Tangkap Jatim Berinovasi dalam Kualitas Produk. Kualitas industri perikanan Jawa Timur terus dimaksimalkan. Tidak hanya untuk ikan hasil budidaya saja, peningkatan kualitas juga ditujukan untuk ikan tangkap laut.

Hal ini diungkapkan Kardani, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim,  yang menyatakan bahwa kualitas ikan laut sejauh ini memang masih kurang, khususnya ikan tangkap nelayan tradisional karena kapal tidak dilengkapi dengan pendingan.

Kardani menambahkan, ada tiga macam program bantuan, yaitu program Palkanisasi, yaitu program bantuan dengan membuatkan pendingin di kapal nelayan dari bahan fiberglass. Palkanisasi dilaksanakan di lima kabupaten, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Malang dan Lumajan. “Karena dana terbatas, tahap awal per kabupaten mendapatkan 10 unit,” ujarnya.

Baca:  Penjual Bendera dan Umbul-umbul Mulai Marak di Gresik

Program kedua adalah bantuan box es ukuran besar. Dan program yang ketiga adalah bantuan mobil berpendingan yang digunakan untuk mengangkut ikan dari sentra produksi ke sentra penjualan. “Ada tiga mobil yang akan operasikan di Pacitan, Trenggalek dan Sendang Biru,” ujarnya.

Mengenai produksi ikan tangkap di tahun ini, ia mengatakan cukup bagus dibanding tahun kemarin. Hingga Februari, tercatat ada kenaikan sebesar 3.713,93 ton. Kontribusi terbesar masih dari wilayah di sepanjang laut utara. Sementara untuk wilayah di sepanjang laut selatan relatif sangat kecil karena sebagian besar nelayan masih belum berani melaut. “Karena kontribusi terbesar dari laut utara, jenis ikan yang dihasilkan sebagian besar adalah ikan layang, ikan kembung, ikan kuniran dan ikan mata goyang,” ujarnya.

Baca:  LG Electronics Perkuat Pasar di Surabaya

Adapun perinciannya adalah pada Januari 2013 realisasi produksi ikan tangkap di seluruh Jatim mencapai 15.805,15 ton, naik dibanding 2012 di periode yang sama yang mencapai 14.634,4 ton. Sementara di Fenruari 2013 realisasi produksinya mencapai 23.736,38 ton, naik dibanding Februari 2012 yang mencapai sekitar 21.193,2 ton.

“Sementara di Maret kemarin seluruh nelayan sudah mulai melaut baik yang di laut utara maupun yang dilaut selatan karena memang cuaca sudah mendukung, tidak seperti di tahun kemarin. Sehingga produksinya pasti akan mengalami kenaikan signifikan dibanding Maret 2012 yang hanya sekitar 20.873,7 ton. Hanya saja, datanya belum masuk di DKP,” ujar Kardani.

Terkait target produksi ikan tangkap di tahun ini, ia mengatakan memang ada kenaikan tetapi tidak sangat besar. Sesuai dengan target ecara nasional, produksi ikan tangkap Jatim dipatok naik 1,2% dari realisasi produksi di tahun 2012 yang mencapai 378.142,11 ton.

Baca:  Polres Gresik Bekuk Pengedar Sabu Jaringan Lapas Porong

Beberapa pesisir Jawa Timur memang menjadi sentra produksi ikan tangkap. Bahkan beberapa nelayan luar pulau sering menjual hasil tangkapannya ke Tempat pelelangan ikan di Jawa Timur. Dengan upaya  peningkatan kualitas ikan tangkap, diharapkan nelayan akan menuai harga jual yang lebih tinggi. (editor: ad, sumber:kabar bisnis)

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman