Budidaya Pertanian

Ingin Ikut Asuransi Pertanian Padi? Begini Caranya

Dalam dunia usaha, asuransi sangat penting untuk menjaga dari keadaan darurat yang tidak diinginkan. Saat ini asuransi tidak hanya mencover usaha industri semata, namun usaha pertanian juga bisa diasuransikan.

sawah gresik banjir

Hal ini akan sangat membantu petani yang mengalami gagal panen akibat hama, banjir, atau bencana alam.

Kini pemerintah lewat Kementan mengeluarkan program untuk mensubsidi asuransi budidaya tanaman padi. Program tersebut beranama Program Asuransi Usaha Tani Padi, disingkat AUTP.

AUTP merupakan program asuransi yang bertujuan untuk menekan resiko usaha tani padi. Asuransi ini bisa diikuti oleh para petani atau buruh tani yang membudidayakan padi. Pemerintah menggandeng salah satu perusahaan BUMN, PT Asuransi Jasa Indonesia (AJI) sebagai pelaksananya.

Besaran premi yang harus dibayar oleh peserta terbilang murah, yakni Rp. 36.000 per hektar dalam satu kali musim tanam dengan nilai pertanggungan hingga Rp. 6 juta. Besaran nilai asuransi proposional dengan luas tanam, misalnya untuk lahan setengah hektar cukup membayar setengahnya saja dan mendapatkan pertanggungan setengahnya juga. Biaya asuransi menjadi murah karena pemerintah mensubsidi premi sebanyak 80% dari total premi yang harus dibayar.

Hitung-hitungan besarnya premi didasarkan atas asumsi berikut:

  • Asumsi ongkos/biaya budidaya padi sebesar Rp. 6.000.000 per hektar dalam satu kali musim tanam
  • Besar premi asuransi 3% dari ongkos produksi yakni sebesar Rp. 180.000
  • Premi disubsidi pemerintah sebesar 80% atau senilai Rp. 144.000
  • Petani membayar premi sebesar Rp. 36.000 per hektar
  • Nilai pertanggungan bila terjadi gagal panen hingga Rp. 6.000.000 per hektar
Baca:  Cara Lengkap Membuat Media Tanam Dalam Polybag

Adapun resiko yang dijamin oleh AUTP adalah sebagai berikut:

  • Jangka waktu pertanggungan satu kali musim mulai tanam hingga panen (4 bulan).
  • Resiko yang ditanggung antara lain bencana banjir, kekeringan, dan Organisme Penganggu Tanaman (OPT) tertentu.
  • Tidak semua serangan OPT ditanggung, yang ditanggung antara lain serangan hama seperti ikus, wereng coklat, walang sangit, penggerek batang, ulat grayak. Sedangkan serangan penyakit antara lain blast, tungro, bercak coklat, busuk batang, kerdil hampa.
  • Klaim asuransi bisa diajukan apabila kerusakan akibat gagal panen mencapai 75%.
  • Perusahaan asuransi akan menilai besar kerugian klaim.
  • Pertanggungan dibayarkan selambat-lambatnya 14 hari sejak klaim diajukan.

Bagaimana cara mengkutinya?

Memang pada tataran pelaksanaannya mengikuti asuransi ini agak sedikit ribet, karena melalui dua tahap yakni seleksi oleh pemerintah dalam hal ini dinas pertanian hingga Kementan dan perusahaan jasa asuransi. Pertama-tama petani harus tergabung dalam kelompok tani yang melakukan usaha budidaya padi. Kegiatan usaha tersebut dianggap sebagai satu kesatuan resiko. Jadi, program ini belum mengakomodir perorangan secara langsung.

Baca:  Cara Menanam dan Budidaya Pepaya yang Tepat dan Menguntungkan

Kemudian kelompok tani didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) mengisi formulir pendaftaran yang disediakan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) kecamatan. Kemudian UPTD akan merekapitulasi peserta dan menyampaikannya ke dinas terkait tingkat kabupaten/kota. Demikian seterusnya hingga dinas tingkat propinsi dan terakhir Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan untuk ditetapkan.

Proses pembayaran premi swadaya dari peserta dibayarkan ke dinas kabupaten atau kota, kemudian bukti transfernya diserahkan ke petuga asuransi untuk mendapatkan sertifikat asuransi. Perusahaan asuransi akan menagih 80% premi subsidi kepada pemerintah.

Selanjutnya bila terjadi gagal panen, perusahaan asuransi akan menilai kerugian. Pertanggungan akan diberikan maksimal 14 hari terhitung dari pengajuan klaim. Uang pertanggungan akan ditransfer langsung ke rekening bank yang disepekati. Jangan lupa, bila usahanya sukses uang premi hangus.

Baca:  Akuaponik, Budidaya Ikan dan Sayuran Panen Ganda

Meskipun masih banyak hal yang belum sempurna namun asuransi pertanian ini merupakan terobosan yang akan membuat usaha pertanian tetap stabil dan produktif.

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman