Home » Jawa Timur » Dishub Jatim dan LLAJ Jatim Terjunkan Tiga Kapal
Master tukang, tutorial pertukangan

Dishub Jatim dan LLAJ Jatim Terjunkan Tiga Kapal

dishub jatimTiga kapal perintis yang diterjunkan Dishub Jatim dan LLAJ Jawa Timur belum banyak membantu mudik gratis Lebaran 2012.  Pemberangkatan kapal pertama dengan menggunakan kapal barang Mitra Abadi, jurusan Surabaya-Masalembu di Terminal Jamrud Utara, kemarin (15/8), tidak semua penumpang bisa tertampung.

Masalahnya, kapal Mitra Abadi dengan kapasitas 150 penumpang itu merupakan kapal barang yang disulap sebagai kapal penumpang. Kepala Dishub Jatim dan LLAJ Jatim Wahid Wahyudi, mengakui pada pemberangkatan perdana ini tidak semua penumpang bisa tertampung. “Kita
lihat kondisi ombak. Kalau kondisi tenang, lebih dari 150 penumpang akan tertampung.

Tetapi bila kondisi cuaca sedang buruk, kemungkinan kurang dari 150 penumpang,” kata Wahid, di sela-sela pemberangkatan mudik gratis KM
Mitra Abadi di Terminal Jamrud Utara, kemarin. Dishub Jatim dan LLAJ Jatim sebetulnya mengerahkan dua kapal ditambah satu kapal bantuan dari BiroKesra.

Baca:  Kapolda Jatim Prioritaskan Kamtibmas Lebaran

Dua kapal yang dikerahkan Dishub Jatim dan LLAJ Jatim adalah Mitra Abadi (jurusan Surabaya-Masalembu) dan Sanelink (Tanjungwangi-Sapekan). Sedangkan bantuan dari Biro Kesra adalah Berkat Abadi (Kalianget-Kangean). Wahid mengungkapkan tahun ini jauh lebih tertib dibanding tahun sebelumnya. “Tahun lalu kita hanya mengerahkan dua kapal, dan pendaftarannya sedikit amburadul, karena banyak yang mendaftar pada hari H,” lanjutnya.

Hanya saja Wahid tidak mengungkapkan anggaran yang dikeluarkan untuk mengerahkan kapal mudik gratis. “Kita melakukannya dengan sistem lelang. “Mengapa kita mengambil kapal barang, karena kapal penumpang sudah tidak memungkinkan untuk dipergunakan. Maskapai juga  membutuhkan kapalnya untuk angkutan Lebaran,” tutupnya.

Sementara satu mahasiswa STIE Triguna Bogor, Amran gagal naik kapal. Padahal pria asal Masalembu itu sudah memegang tiket, tetapi tidak bisa berangkat. “Ini aneh, alasannya saya terlambat dan diminta berangkat tanggal 17. Padahal tanggal 17 sudah penuh,” keluhnya (jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *