Home » Jawa Timur » Gus Ipul Lepas Calon Jamaah Haji Jatim
Master tukang, tutorial pertukangan

Gus Ipul Lepas Calon Jamaah Haji Jatim

cjh jatimGus Ipul Lepas Calon Jamaah Haji Jatim . Kemarin (21/9) kloter pertama Calon Jamaah Haji Jatim (CJH) dari Bojonegoro berangkat menuju Tanah Suci Makkah. Rombongan ini berjumlah 449 orang yang terdiri dari 444 calon haji dan lima petugas. Dalam pemberangkatan itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf juga ikut melepas di Bandara Internasional Juanda.

Didampingi anggota komisi VIII DPR RI Achmad Rubaie dan Kepala Kanwil Kemenag Jatim H Sudjak, ia meminta agar CJH senantiasa menjaga kesehatan. “Alhamdulillah persiapan pemberangkatan lancar. Saya berpesan untuk menjaga kesehatan, terutama ibadah setelah wukuf,” terangnya. Dia menyebutkan bahwa ibadah haji merupakan ibadah yang bersifat fisik. “Ditambah dengan suhu yang berbeda dengan di sini,” ujarnya.

Dia menyarankan para jemaah untuk beribadah sesuai dengan petunjuk dalam buku saku. “Itu merupakan buku pedoman haji yang dikeluarkan Kemenag buat jamaah untuk dibawa ke mana-mana,” jelasnya. Lebih lanjut, dia mengatakan, para jamaah juga saling membantu dansaling menolong, jangan keluar sendiri-sendiri hingga terpisah dari rombongan.

Baca:  Penumpang Padati Tanjung Perak Surabaya

Usai dibekali pesan, tepat pada pukul 10.05, rombongan meninggalkan Juanda dengan menggunakan maskapai Saudi Airlanes. Dalam pemberangkatan perdana ini, ada tiga CJH yang tidak ikut dalam rombongan bus. Hal ini dikarenakan kondisi ketiga Calon Jamaah Haji Jatim  itu dalam status cukup waspada. Mereka adalah Calon Jamaah Haji Jatim yang menggunakan kursi roda dengan kondisi pengawasan tim kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya.

Mengenai hal itu, Ashyuri, Kabid Haji Zakat dan Wakaf Jawa Timur mengatakan, secara keseluruhan, kondisi mereka sehat. “Namun, tiga CJH itu tingkatnya risti (risiko tinggi). Jadi, kita berangkatkan dengan ambulans, tidak naik bus,” ujarnya. Dari 444 jamaah haji kloter pertama, sebanyak 131 jamaah mengalami hipertensi. Selain itu, ada 23 jamaah yang berisiko berpotensi tinggi pada jantung, kemudian 20 jamaah juga mengidap diabetes, dan ada 90 jamaah yang masuk kategori lansia.

Baca:  Harga Gula Jatim Merambat Naik

Menurut dr Gangga, salah satu dokter jaga di Poliklinik Asrama CJH, yang obesitas berjumlah 20, memiliki berat dan kondisi tubuh kegemukan. “Hal ini sangat rawan karena tidak idealnya tinggi dan berat badan,” terangnya. Meskipun banyak jamaah yang masuk resiko tinggi, namun mereka tetap diberangkatkan ke Tanah Suci.

Di Makkah, mereka dianjurkan untuk memperhatikan menu makanan dan diminta hati-hati dalam menjaga kesehatan Sementara itu, ketika CJH meninggalkan Embarkasi Surabaya pada pukul 07.00 WIB, masih saja ditemukan beberapa barang yang disita oleh petugas pemeriksa barang. Dengan menggunakan mesin XRay, beberapa barang banyak yang disita, di antaranya peniti, palu, gunting, sampo, dan minyak goreng.

Kepala Penerimaan dan Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya, Erfan Rosulih mengatakan bahwa barang-barang yang disita nanti akan dikembalikan ke daerahnya masing-masing. “Namun untuk jenis makanan, kita meminta izin kepada mereka untuk digunakan kepada CJH yang masih di Embarkasi,” terangnya.

Baca:  Soekarwo Usul 3 Nama Calon Sekretaris KPU Jatim

Dia menambahkan, tidak banyak barang yang disita pada kloter pertama tahun ini. “Mungkin karena komunikasi saat ini sudah lebih baik,” jelasnya. Barang-barang yang disita oleh petugas pemeriksa barang yakni gunting 16 buah, korek api gas 48 buah, pisau 4 buah, peniti 4 renteng, paku 9 buah, palu 2 buah, alat cukur/silet 2buah, sampo 3 botol, body lotion 5 buah, jarum bundel 1 set, obeng 2 buah, susu 1 kaleng, sarden 2 kaleng, dan minyak goreng 6 botol. Wagin Bandoyo, salah satu petugas pemeriksa barang mengungkapkan, pemeriksaan berlangsung cepat selama 45 menit. “Kloter pertama ini sangat tertib, jadi tidak membutuhkan waktu lama,” terangnya. Oleh karena itu, pemberangkatan ke Juanda tidak molor. (asa/rie/het/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *