Home » Uncategorized » Kampanye Khofifah Soroti Akses Pendidikan di Jatim yang Tidak Merata
kampanye khofifah
kampanye khofifah

Kampanye Khofifah Soroti Akses Pendidikan di Jatim yang Tidak Merata

kampanye khofifah
kampanye khofifah

Kampanye Khofifah Soroti Akses Pendidikan di Jatim yang Tidak Merata. Khofifah Indar Parawangsa merasa prihatin dengan kondisi pendidikan Jawa Timur yang belum merata ke seluruh lapisan masyarakat. Banyak masyarakat kelas bawah yang belum mampu menikmati pendidikan universitas. Akibatnya, kemiskinan yang terstruktur tidak bisa dientaskan.

Kampanye Khofifah Indarparawangsa juga menyoroti APBD Jatim yang belum terserap maksimal untuk pendidikan. Akibatnya, banyak anak-anak nelayan, buruh, dan petani miskin sulit melanjutkan pendidikan hingga bangku kuliah.

“20 Persen pendidikan dari APBD belum dijalankan oleh Pemprov Jatim,” kata Khofifah di Gor Ken Arok Jalan Mayjen Sungkono, Minggu (18/8/2013). Khofifah menceritakan, bahwa anak-anak di wilayah pesisir Jawa Timur hanya lulusan SD, sedangkan anak petani dan buruh hanya sampai SMP.

Baca:  Pemuda Muhammadiyah Surabaya Siap Sukseskan Pilgub Jatim

Calon nomor urut 4 ini merencanakan untuk memaksimalkan APBD untuk kepentingan pendidikan bagi buruh, nelayan, dan petani miskin. “Akan kita bangunkan asrama dan sarana pendidikan gratis,” terangnya. Jika terpilih menjadi gubernur, Khofifah di tahun pertama akan membangun tiga asrama mahasiswa, yaitu di Surabaya, Malang, dan Jember. “Semua anak-anak miskin harus sekolah sampai sarjana,” paparnya.

Menurut Khofifah, permasalahan lain juga tengah dihadapi Jawa Timur yakni meningkatkan status kerja TKW mayoritas berasal dari Jawa Timur. “Jangan sampai TKW kembali jadi pembantu lagi. Harus diberikan ketrampilan,” ujar calon yang diusung PKB.

Baca:  Pilgub Jatim 2013 Pemuda PDIP Ajukan Sirmadji - Bambang DH

Dalam kampanye Khofifah juga menyinggung masih adanya praktik ketidakadilan kepada dirinya. Dengan tidak tertulis namanya dan Herman S di formulir C1 hingga D6. “Makanya harus kita kawal terus, karena masih ada praktik tidak adil kepada kita,” ujar Khofifah. Sebelum bertatap muka dengan fatayat dan muslimat. Khofifah mendatangi Pasar Besar Malang untuk bertemu dengan para pedagang. (detik.com)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *