Home » Hukum dan Kriminal » Kasus Mirna, Banyak Pengamat Sok Tahu dan Publikasi yang Tak Bernurani
foto mirna dan jessica

Kasus Mirna, Banyak Pengamat Sok Tahu dan Publikasi yang Tak Bernurani

Kasus Mirna, Banyak Pengamat Sok Tahu dan Publikasi Tak Bernurani. Kasus mirna menjadi berita yang paling panas sebulan terakhir selain pengamat, berbagai blog dan media online juga menggoreng kasusnya sedemikian rupa bahkan sebagian menjadi berita hoax.

foto mirna dan jessica

Akibatnya, banyak spekulasi yang beredar di masyarakat, berbagai judul berita dibuat sedemikian bombastis dengan berbagai tuduhan yang belum berdasarkan fakta lapangan. Nyatanya, kepolisian masih bekerja keras mencari bukti dan mengurai kasus ini.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Komisaris Besar Polisi Krishna Murti mengkritik banyak pengamat yang ikut mengomentari kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin asal-asalan berbicara sehingga memicu polemik di masyakarat.

Pengamat kan katanya-katanya, padahal hanya beberapa menit menyimak dari berita,” kata Krishna, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Baca:  Pak Guru Nakal, Setubuhi Muridnya Selama 2 Tahun

Menurut Krishna, banyak di antara pengamat yang berbicara di media itu bersikap sok tahu tetapi tidak benar-benar tahun proses kasus yang berjalan. Dia pun meminta semua pihak tidak memolemikkan tersangka, alat bukti dan motif pembunuhan Mirna yang menjerat rekan korban Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka.

“Kami menyelidiki komprehensif, tidak satu sisi tapi banyak sisi, berulang ulang, ke-TKP, kami tunggu di pengadilan,” tegas Direskrimum Polda Metro itu.

Krishna menolak memberikan informasi kepada wartawan karena segala alat bukti dan keterangan ahli maupun saksi akan dibuka di pengadilan. Kendati demikian, dia belum memastikan kapan kasus ini akan dilimpahkan ke pengadilan.

Kata Pencarian:

foto lesbi (1),foto lesbian jawa (1),lesbi gresik (1),lesbian gresik (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *